WEDA-PM.com, Sebanyak 4 desa di Kecamatan Weda Selatan, terendam banjir akibat hujan deras sejak Jumat-Sabtu. Empat desa yang terendam banjir yakni Desa Wairoro Indah, Lembah Asri, Kluting Jaya dan Desa Sumber Sari.

Desa Sumber Sari dan Lembah Asri, paling para terkena dampak banjir. Setidaknya terdapat 94 rumah di desa itu terendam banjir. Sedangkan Desa Lembah Asri sebanyak 151 rumah. “Banjir yang melanda empat desa di Weda Selatan diakibatkan karena kali yang berada di empat desa tersumbat. Akibatnya, saat musim hujan air meluap ke rumah warga,”kata Camat Weda Selatan, Hairun Amir, Sabtu (25/7).

Camat mengatakan, setiap hujan Weda Selatan pasti terjadi banjir. Hal ini lantaran tidak ada normalisasi Kali oleh Pemkab Halteng. Pasalnya, kali tersumbat ditambah lagi kali tersebut sudah sangat dangkal. Meski demikian, tidak ada korban jiwa. Sedangkan untuk kerugian material belum bisa dihitung. “Seperti yang kita lihat tempat ibadah seperti masjid dan musholah. Pesantren serta saran umum seperti sekolah juga terendam air,”katanya.

Dia mengaku selalu berkoordinasi dengan pihak terkait seperti pemerintah desa, habinkamtibmas, banbinsa dan BPBD Halteng. “Alhamdulilah saat ini rumah warga yang ada di empat desa tidak lagi terendam air. Yang masih tergenang air di jalan raya Weda Wairoro, tepatnya sekitaran pesantren Salma Alfarisi,”ujarnya.

Camat menyampaikan, para santri sementara mengungsi ke tempat yang lebih aman. Sebab, pesantren Salman Alfarisi terendam air setinggi lutut orang dewasa.

“Untuk santri putra diungsikan ke masjid milik pesantren dan untuk santri putri diungsikan ke lantai dua,”terangnya. Seraya menyamapaikan air perlahan lahan surut.(msj/red)