poskomalut, Kepala Bappelitbangda Kota Ternate, Thamrin Marsaoly mengatakan, pihaknya punya peran strategis dalam mengadakan Forum Perangkat Daerah dan Musrenbang Rapat Kerja Perangkat Daerah (RKP).
Sebab, forum tersebut merupakan salah satu tahapan penting dalam proses penyusunan awal hingga akhir RKPD.
Sebagaimana diamanatkan dalam Permendagri Nomor 86 Tahun 2017, khususnya Pasal 94, menyebutkan bahwa Bappelitbangda bertugas melaksanakan dan mengoordinasikan Musrenbang RKPD dengan berbagai pemangku kepentingan untuk menyepakati serta menyelaraskan prioritas pembangunan daerah.
Hasil Musrenbang selanjutnya akan dirumuskan dalam Berita Acara Kesepakatan (BAK) Musrenbang RKPD, ditandatangani perwakilan pemangku kepentingan sebagai bentuk komitmen bersama dalam perencanaan pembangunan daerah.
Melalui forum perangkat daerah dan Musrenbang RKPD, berbagai aspirasi masyarakat, pokok-pokok pikiran DPRD, serta rencana kerja perangkat daerah diselaraskan.
Juga merumuskan prioritas pembangunan Kota Ternate 2027 yang lebih fokus, terarah, dan efektif.
Sehingga pemanfaatan APBD yang terbatas dapat dioptimalkan untuk menghasilkan program pembangunan yang berkualitas, serta berdampak nyata bagi peningkatan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat.
Thamrin menuturkan, dalam penyusunan RKPD Kota Ternate Tahun 2027, terdapat beberapa isu strategis pembangunan daerah yang menjadi perhatian dalam merumuskan arah kebijakan dan prioritas pembangunan.
Pertama, penguatan struktur ekonomi daerah melalui pengembangan UMKM, ekonomi kreatif, perdagangan, dan ekosistem ekonomi digital guna meningkatkan daya saing Kota Ternate sebagai pusat perdagangan dan jasa di Maluku Utara.
Kedua, peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan pendidikan, kesehatan, serta kompetensi tenaga kerja dan kapasitas generasi muda menghadapi perubahan ekonomi dan teknologi.
Ketiga, penataan ruang kota dan penguatan infrastruktur untuk mengatasi keterbatasan ruang kota pulau serta mendukung pengembangan permukiman dan penyediaan
infrastruktur dasar yang tertib dan berkelanjutan.
Keempat, penguatan ketahanan lingkungan dan mitigasi bencana seiring kondisi geografis Ternate yang berada di kawasan gunung api aktif dan wilayah pesisir yang luas.
Kelima, penguatan tata kelola pemerintahan
yang efektif dan berbasis digital, melalui pemanfaatan teknologi informasi dalam perencanaan, pengelolaan data, dan pelayanan publik.
Berangkat dari berbagai isu strategis pembangunan daerah tersebut, maka Agenda Prioritas Pembangunan Kota Ternate Tahun 2027 diarahkan pada:
“Penguatan City Branding Ternate sebagai Kota Rempah dan Pengembangan Kawasan Ekonomi Strategis Berbasis Kepulauan melalui Peningkatan Daya Saing Industri Kreatif, UMKM dan IKM serta Kapasitas Penyandang Disabilitas,” jelas Thamrin dalam laporan pembukaan forum perangkat daerah Musrenbang RKPD 2027 di Royal, Ternate, Selasa (10/3/2026).
Lanjutnya menerangkan, agenda prioritas ini merupakan upaya Pemerintah Kota Ternate untuk memperkuat identitas historis Ternate sebagai kota rempah dunia, sekaligus mendorong transformasi ekonomi daerah berbasis potensi kepulauan.
Melalui agenda ini diharapkan pengembangan sektor pariwisata, ekonomi kreatif, UMKM dan IKM dapat semakin meningkat, didukung oleh penguatan kawasan ekonomi strategis serta peningkatan konektivitas ekonomi daerah.
Selain itu, pembangunan daerah juga diarahkan untuk memastikan pembangunan yang inklusif, melalui peningkatan kapasitas dan akses bagi penyandang disabilitas agar dapat berpartisipasi secara aktif dalam
kegiatan ekonomi dan pembangunan daerah.
Dengan demikian, kata Thamrin, pembangunan Kota Ternate diharapkan tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memperkuat identitas kota, meningkatkan daya saing ekonomi lokal, serta mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat.
“Kami berharap melalui pelaksanaan kegiatan ini dapat dihasilkan kesepakatan bersama mengenai arah kebijakan dan prioritas pembangunan daerah, sehingga perencanaan
pembangunan Kota Ternate pada 2027 dapat berjalan secara lebih terarah, partisipatif, dan berkelanjutan, serta memberikan manfaat nyata bagi seluruh masyarakat Kota Ternate.

Tinggalkan Balasan