TERNATE-PM.com. Pemuda Kelurahan Ubo -ubo, Kota Ternate keluhkan lapangan sepak bola yang hingga kini belum selesai dikerjakan oleh pihak kelurahan ubo-ubo.
Salah satu pemuda Ubo-ubo yang enggan menyebutkan namanya mengatakan, hasil kesepakatan rapat pada saat itu yang dihadiri oleh pihak Lurah, pemuda dan Dispora, sebelum Pembangunan Gedung Olahraga (GOR), disepakati lapangan sepak bola yang biasa mereka gunakan disediakan dulu penggantinya, dan Dispora sudah membayarkan kes senilai Rp. 1,3 miliar dan diterima oleh pihak kelurahan.
Anggaran tersebut dengan rincian Rp. 1 Miliar dipakai untuk pembelian lahan kebun yang bertempat di kelurahan tabona RT. 13, sedangkan sisanya Rp 300 juta dipakai untuk penggusuran, karena lahan tersebut masih ada pepohonan dan kedudukan tanah juga miring.
“Saat ini kami hanya memanfaatkan kintal (lahan) kosong milik warga untuk bisa berolahraga di sore hari. Kami pemuda tidak mempermasalahkan anggaran sisa, yang penting lahan tersebut segera dikerjakan agar bisa dipakai berolahraga oleh pemuda,”harapnya.
Saat wartawan poskomalut.com hendak mengkonfirmasi masalah tersebut ke Sekretaris Lurah Ubo-Ubo. Ia memilih diam dan mengarahkan ke lurah, namun pada saat itu lurah sedang rapat di kantor kecamatan utara. (Mg02/red)



Tinggalkan Balasan