TERNATE-pm.com, Kepala Kantor Bahasa Provinsi Maluku Utara (Malut) Arie Andrasyah Isa, bersama rombongan berkunjungan ke Kantor Surat Kabar Haran (SKH) Posko Malut dan poskomaut.com, Kelurahan Toboko, Ternate Selatan, Senin (05/01/21).

Kunjungan itu bagian dari upaya sosialisasi dan pelestarian bahasa daerah di Maluku Utara dengan maksud mambangun kolaborasi bersama media. Pasalnya, media cetak dan online dinilai punya peran penting dalam publikasi khasana kosa kata baru maupun yang terancam hilang di tengah masyarakat.

“Salah satu tujuannya untuk memperkenalkan budaya lokal non benda Maluku Utara di tingkat nasional. Karena selama ini penggunaan kosa kata kebanyak dari bagian barat Indonesia,” ujar Kepala Kantor Bahasa Provinsi Malut, Arie Andrasyah Isa.

“Kita juga ingin menggali kosa kata yang punya padanannya dalam bahasa lokal di Maluku Utara,” imbuhnya.

Ia menyampaikan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan perguruan tinggi di Maluku Utara untuk melalukan penilitian, penyusunan kamus, pembinaan bahasa daerah agar tidak punah.

“Kami juga lestarikan budaya non benda kepada generasi muda di Malut,” katanya.

Ia bilang, salah satu bahasa daerah mejadi perhatian serius dalam pemberdayaan yakni bahasa Ibu di Halmahera Barat (Halbar).

“Yang terancam hilang yakni bahasa Ibu di Halbar. Kita akan lakukan pembinaan di sana terutama generasi mudanya,” katanya.

Pimpinan Redaksi (Pimred) poskomalut.com, Julaiha Hi Amin pada kesempatan itu mengatakan sangat tertarik dengan program yang ditawarkan.

Menurutnya, penting ada elaborasi antara media cetak-online dan kantor bahasa. Hal ini untuk memberikan penyegaran dan memperkaya khasana penggunaan kata dalam penulisan karya berita yang saat ini sudah sangat monoton.

“Kami sangat tertarik dengan kolaborasi ini. Agar ada penyegaran memperkaya kosa kata dalam penulisan berita,” tukasnya. (ra/red)