WEDA-PM.com, Bencana alam berupa banjir  dan longsor yang menghantam sejumlah wilayah di Halmahera Tengah (Halteng), harus menjadi bahan evaluasi buat pemerintah daerah (Pemda). Sebab, setiap musim hujan halteng selalu terjadi banjir dan tanah longsor. Meski begitu, belum terlihat langka pemkab halteng untuk mengatasi banjir dan longsor yang sudah menjadi langganan ini setiap musim penghujan tiba.

Menanggapi itu, sekertaris komisi III DPRD Halteng, Munadi Kilkoda menyatakan, banjir dan longsor selalu saja terjadi dikala musim hujan. Hanya saja, pemkab halteng terlihat diam. Pemerintah kata dia, harus mengambil langkah pencegahan secara cepat jangan sampai dikemudian hari terjadi lagi dan lebih parah dari saat ini. Lanjutnya, normalisasi sungai, perbaikan drainase, serta perbaikan daya dukung lingkungan harus menjadi agenda penting pemerintah. Sebab, ini adalah masalah emergensi.

Pemerintah tidak bisa bilang normalisasi sungai dan perbaikan drainase dilakukan tahun depan. Melainkan harus segera. Jangan hanya memberikan bantuan sembako meskipun itu juga penting. Namun pokok masalah ada pada perbaikan sungai.

“Langkah pencegahan dan penanganan harus lebih cepat. Kalau normalisasi sungai dan perbaikan drainase itu mendesak segera dilakukan. Tunjuk pihak ketiga untuk laksanakan. Nanti minta persetujuan DPRD supaya pembayaran dilakukan di tahun depan,”papar anggota DPRD asal Partai NasDem ini kemarin.

Dia menambahkan, Pemda harus segera mengatasi masalah utamanya. Hal ini supaya ke depan masyarakat bisa beraktivitas dengan normal, hasil pertanian mereka juga tidak terancam gagal panen akibat bencana.(msj/red)