TERNATE-PM.com, Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pengetahuan (FKIP) Universitas Khairun Ternate mendukung penuh kebijakan yang diambil Dinas Pendidikan (Dispen) Kota Ternate.
Saat di ketahui ada 9 siswa SD yang terpapar positif covid-19 usai belajar tatap muka, dispen langsung mengambil tindakan menghilangkan proses pembelajaran tatap muka senin, (22/02) dan di gantikan dengan daring dan luring.
Menurut Dekan FKIP Dr. Rasyid Tolangara kepada poskomalut.com Rabu, (24/02/2021), bahwa kebijakan yang diambil dispen merupakan langkah yang paling tepat, karena untuk mencegah penularan covid-19 kepada siswa yang lain.
“Dan di harapkan kepada orang tua siswa agar berpartisipasi aktif dalam mendukung anak-anaknya belajar di rumah supaya mereka bisa belajar betul-betul secara optimal, saya berfikir itu juga baik, kita berikhtiar dengan belajar di rumah agar anak-anak kita terhindar dari covid-19,”ujarnya.
Kebijakan yang diambil dispen itu langkah yang paling baik, daripada memakan korban lebih banyak mendingan pembelajaran di lakukan di rumah dengan cara daring dan luring.
Ketika ditanya mengenai apakah efektif belajar di rumah, Rasyid mengatakan, itu efektif, asalkan orang tua turut terlibat langsung, apalagi orang tua sangat memahami kriteria anaknya seperti apa. (Mg01/red)

Tinggalkan Balasan