poskomalut, Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kota Ternate, dr Fathiyah Suma diam-diam menyambangi Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari).
Alasan dr. Fathiyah mendatangi Kejari Ternate untuk menjalin silaturahmi dengan sejumlah Kepala Seksi yang baru menjabat.
“Hanya untuk silaturahmi, karena ada pergantian Kasi Pidsus, Kasi Datun dan Kasi Intel,” ungkap dr. Fathiya saat wawancarai usai keluar dari Kantor Kejari Ternate, Selasa (10/2/2026).
Ia menyebut, silaturahim dengan sejumlah Kepala Seksi tersebut untuk kepentingan mendatang. Seperti pendampingan kegiatan.
“Kan ada kegiatan-kegiatan ke depan, kami minta pendampingan dan sebagainya,” singkatnya.
Pernyataan Kadinkes mengundang reaksi Praktisi Hukum, Agus Salim R Tampilang. Menurut Agus, alasan Dr. Fatiah tidak rasional.
Justru lanjut Agus mengatakan, langkah Kepala Dinas Kesehatan menimbulkan kecurigaan publik.
“Ini perlu dicurigai, seolah ada ketakutan terhadap sesuatu yang nanti disentuh penegak hukum,” cetus Agus.
Ia menambahkan, wajar jika publik menilai ada manuver lain di balik kunjungan mendadak itu.
Pasalnya, ingatan publik belum hilang terkait isu pengoperasian insinerator milik dinas kesehatan Pemerintah Kota Ternate.
Fasilitas pengelolaan limbah medis tersebut belum beroperasi secara resmi. Sebab, belum ada izin operasional.
Lebih jauh terhadap aliran biaya pemusnahan yang dipungut dinas kesehatan.
Adapun, beberapa nama yang mengisi jabatan baru di antaranya; Andi Hamja Kusumaatmaja menduduki posisi Kasi Intel, Kasi Pidsus, Gerald Salhuteru dan Kasi Datun, Heppies Maykel H Notanubun.


Tinggalkan Balasan