MOROTAI-pm.com, Belum genap sebulan menjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Pulau Morotai, Suryani Antarani sudah menunjukan sikap arogan terhadap para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD)

ini bisa dilihat sikap Suryani ‘menendang’ Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Kadiscapil), Morotai Hi Rajak Lotar dari group WhatsApp OPD.

Informasi dihimpun jurnalis media ini, sikap arogansi Suryani yang merangkap Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Morotai itu setelah dikritik Hi Rajak terkait kebijakan Sekda, tidak terbuka dan selalu berbelit belit dalam pengelolaan anggaran.

“Pak mantan Sekda, Hi Rajak kritik soal pengelolaan keuangan yang dijalankan Suryani yang saat ini jabat sekda dan kepala keuangan,” ungkap sumber terpecaya media ini, Rabu (5/7/2023).

Dijelaskan, dia dalam grup WhastApp tersebut Hi Rajak yang juga mantan Sekda Morotai itu menyampaikan bahwa bupati saja tidak pernah berteriak soal kas daerah kosong. Bupati mengatur anggaran daerah aman-aman saja.

“Berarti yang atur uang bermasalah, sehingga bermasalah terus, nanti sekarang baru bermasalah dulu tidak. Pak Rajak mengkritik SPM di SKPD selalu saja kadaluarsa ada apa ini, karena kritiknya pedas maka Ibu Suryani langsung menendang Rajak dari group SKPD,” jelasnya.

Selain itu, Suryani dianggap sangat arogan dan tidak menghargai para kepala OPD.

“Ini menandakan suryai gagal, mengeluarkan mantan sekda itu satu tindakan yang sangat tidak terpuji, padahal pada jaman Bupati Benny Laos tidak berani mengeluarkan dari group,”cetusnya.

Bahkan, Suryani dinilai tidak layak memegang jabatan penting di birokrasi, karena bakal merusak citra Pemda Morotai.

“Jangan pelihara pejabat seperti ini karena akan merusak citra Pemda Morotai. Dari awal, banyak pejabat yang sangat tidak suka dengannya, karena tipe dan modelnya memang sudah hafal,” ucapnya dengan nada kesal.

Sementara, jurnalis media ini pada beberapa waktu lalu berupaya mengonfirmasi langsung ke Suryani Antarani namun belum berhasil ditemui.