SOFIFI-PM.com, Anggaran pengadaan 50 ekor sapi jelang hari raya idul adha 1441 hijriah 2020 senilai Rp 700 juta hingga H-3, Selasa (28/7/2020), belum cair, sehingga belum didistribusikan ke kabupaten/kota.
“50 ekor sapi kurban dari pemprov saat ini sudah disesuaikan namun belum dapat diakomodir karena terkendala anggaran. Pasalnya, anggaran sampai sekarang belum cair,” ungkap Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Karo Kesra) Provinsi Maluku Utara, Dihir Bajo, kepada wartawan, Selasa (28/07.2020) kemarin.
Ia mengaku, anggaran akan dicairkan pada hari ini (kemarin). Jika itu terjadi langsung akan distribusikan. “Kalau hari ini cair langsung kita distribusi. Kita tunggu hari ini katanya hari ini bisa cair,” akunya.
Selain pemprov kata Dihir, ada empat ekor sapi kurban dari empat Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yakni Dispora, Kominfo dan Kepegawaian. “Ditambah 4 sapi dari SKPD maka jumlah seluruhnya ada 54 ekor,” tuturnya.
50 ekor sapi dari pemprov tersebut akan disalurkan ke 10 kabupaten/kota, baik itu Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Halmahera Utara (Halut), Kota Ternate, Tidore dan Kabupaten Kepulauan Sula serta kabupaten/kota lain.
Disentil terkait sapi pemberian presdien Republik Indonesia Joko Widodo, Dihir Bajo, mengungkapkan sesuai arahan sekjen Kemenag yang dilakukan secara virtual melalui aplikasi Zoom sudah langsung diserahkan. Untuk Malut kebagian sapi lokal dan lokasi pemotongan akan dilakukan di Desa Dehe, Kecamatan Sidangoli, Kabupaen Halmahera Barat (Halbar).
“Sapi ini sapi lokal tapi pembibitannya khusus limosin atau khsuus sapi kurban, Sapi pemberian presiden ini masih sama dengan tahun lalu dengan berat mencapai 800 kilo,”ujarnya. (iel/red)



Tinggalkan Balasan