TOBELO-PM.com, Gereja Imanuel Desa Gamsungi Kecamatan Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara (Halut), Kamis (18/02/2021) pukul 23:15 Wit, dilahap si jago merah hingga ludes tersisah puing-puing. Beruntung kebakaran itu, tidak ada korban jiwa namun, ditaksir mengakibatkan kerugian besar bagi umat kristiani.

Amatan poskomalut.com, kebakaran itu terjadi melalui percikan api dari depan gereja hingga menjalar ke dalam gedung. Meski begitu, belum diketahui darimana asal percikan api tersebut.

Melihat kebakaran tersebut sejumlah warga Kristiani ditempat kejadian merasa sedih. Selain itu, warga menyesalkan petugas pemadam kebakaran yang datang terlambat.

“Pemadam lambat datang, sehingga api dengan cepat membakar gedung gereja. Petugas pemadam seharusnya datang lebih awal, ini gedungnya sudah ludes baru pemadam datang, inikan salah,” marah Roky, salah satu warga yang berada di tempat kejadian.

Sementara Roby, salah satu warga Gamsungi mengatakan, Gereja Emanuel baru diresmikan pada tahun 2019. Gereja tersebut merupakan Gereja terbesar umat Kristiani. Bahkan menjadi pusat ibadah GMIH.

“Kami tidak tahu dari mana datangnya api sehingga bisa membakar gereja yang begitu besar, tentunya ini musibah dan cobaan bagi kami,” terangnya.

Untuk diketahui hingga berita ini diterbitkan belum diketahui penyebab percikan api asalnya dari mana. Tetapi melalui beberapa orang saksi yang lebih awal datang ke TKP menyebutkan, api pertama dari depan gedung gereja. (Mar/red)