WEDA-PM.com, Kepala Bidang (Kabid) Penataan Ruang Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pemkab Halteng, Bambang Prasetyo menyampaikan, Kabupaten Halmahera Tengah masuk sebagai kawasan industri nasional dan saat ini sudah dimasukkan dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Nasional. “Halteng secara keseluruhan masuk kawasan industri. Tetapi lokusnya ada di Lelilef, Kecamatan Weda Tengah,”kata Bambang, Kamis (5/12/2019).

Bambang menjelaskan, menyambut kawasan industri nasional tersebut, Pemkab Halteng, dituntut untuk mempersiapkan RTRW, RDTR Kawasan Perkotaan Weda dan peta serta dokumen Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) dan Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Halmahera Tengah.  “Kita juga dituntut untuk menyiapkan rencana induk sistem air minum, sistem sanitasi kota, rencana pembangunan perumahan dan permukiman daerah dan Data jalan provinsi dan kabupaten serta rencana pengembangan jalan ke depan maupun Data sumber daya air sungai, bendungan dan mata air,”jelasnya. Selain itu data potensi mineral dan tambang di Dinas Energri dan Sumber Daya Mineral dan data prasarana dan sarana perhubungan di dinas perhubungan juga harus disiapkan. Ia menyebut persyaratan lain yang disiapkan adalah foto kondisi jalan dan jembatan jalan nasional Sofifi – Weda dan kondisi secara umum permukiman di sekitar jalan serta tempat pembuangan akhir sampah di Weda maupun tempat pengolahan air minum (water treatment plant).  “Kita juga diminta untuk menyiapkan Bendungan atau waduk, kondisi permukiman di Kota Weda, kondisi pelabuhan dan terminal

serta jalan antara Kota Weda ke lokasi kawasan industri dan permukiman di sekitar kawasan industri bahkan kondisi perdagangan jasa di sekitar kawasan industri,”ujar Bambang.(msj/red)