TOBELO -PM.com, Salah satu oknum terduga penipuan inisial JS asal Ibu Selatan Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) akhirnya diperiksa penyidik Polres Kabupaten Halmahera Utara (Halut). Itu setelah JS diduga menipu sejumlah warga Kusuri Kecamatan Tobelo Barat Kabupaten Halut. JS menipu dengan meminta uang puluhan juta dengan menjanjikan kelulusan tes calon anggota TNI/ Polri.

Kasat Reskrim Polres Halut Iptu. Elvin Septian Akbar menyebutkan kasus yang telah dilaporkan ke SPKT dengan laporan nomor : LP/70/III/2022/PMU/Polres Halut/SPKT tertanggal 28 Maret 2022 tersebut tengah ditangani pihaknya dengan melakukan pemeriksa dan diamankan pihak SPKT Halut untuk menjaga jangan sampai ada korban lain. “Kita sementara melakukan pemeriksaan,” jelasnya, Selasa (29/03).

Dijelaskannya, berdasarkan pemeriksaan ada beberapa alat bukti yang diperoleh polisi diantaranya bukti kwitansi. “Untuk kerugian yang ditimbulkan sementara masih sekitar Rp 35 juta untuk dua korban,” jelasnya.

Terpisah, korban penipuan Alpius Dehe yang merupakan warga desa Hilitetoro Kecamatan Wasilei Utara Kabupaten Haltim menyebutkan bahwa pada Februari tahun ini didatangi oleh pelaku di Hilaitetoro dan kemudian membentuk rukun dan dikatakannya akan membantu anak-anak yang ingin masuk TNI-Polri.

Selanjutnya setelah itu, keluarga sempat menyatakan belum ada uang, namun keluarga menyediakan 25 juta untuk satu orang.

“Setelah balik ke Tobelo tepatnya di Kusuri, JS meminta kami datang karena keluarganya yang berpangkat jenderal akan datang. Namun ketika datang dikatakan JS bahwa keluarganya yang berpangkat jenderal tersebut telah ke Morotai.

Saat itu JS memintai kepada kami untuk dua orang masing-masing Rp 17,5 juta sehingga total Rp 35 juta. Ada uang yang lainnya telah kami beritakan tidak disertakan bukti dan kami jelas merasa dirugikan. Kami meminta diproses dan pelaku dapat mengembalikan uang tersebut,” jelasnya. (Mar/red)