MOROTAI-pm.com, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPRD) Kabupaten Pulau Morotai, Ahdad Hi Hasan mengungkapkan terkait masalah tapal batas di 88 desa pada 2023.

Target tersebut tak terlepas dari permintaan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) kepada setiap daerah untuk menyelesaikan tapal batas desa. Nantinya dituangkan dalam peta desa.

Lelaki yang biasa disapa Dadox itu mengatakan tekait penetapan tapal batas desa, pihaknya telah melaksanakan sejumlah tahapan perencanaan yang sudah dimulai sejak Mei, dan ditargetkan akan selesai pada November 2023 mendatang.

“Kami diberikan kesempatan untuk menuntaskan ini dalam waktu tiga tahun, mulai 2021 sampai 2023. Jadi kita targetkan di tahun ini tapal batas desa sudah harus selesai,”katanya.

Pada tahapan itu lanjut dia, DPMD telah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait. Termasuk Pj Bupati Pulau Morotai dan kepala desa untuk menyelesaikan tapal batas dan peta desa.

“Badan Informasi Geospasial (BIG) akan diundang untuk memberikan bimbingan tenknis tentang tapal batas. Sehingga masyarakat bisa paham untuk melakukan penegasan batas desa tersebut,”katanya.

Disentil soal penganggarannya, ia mengaku akan menggunakan dua sumber anggaran, yakni Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) dan Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes).

“Untuk kebutuhan anggarannya akan dihitung kembali. Yang jelas dia menggunakan dua sumber anggaran, baik APBD maupun APBDes,”tambahnya.