MOROTAI-PM.com, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Pulau Morotai, Ramlan Drakel, mengungkapkan, pihaknya telah mengusulkan anggaran ke pusat untuk peningkatan jalan dari tanah ke hotmix melalui Dana Alokasi Khusus (DAK). Dengan demikian, ditahun 2022 nanti, pihaknya bakal fokus bangun infrastruktur jalan di enam kecamatan yang ada di Morotai.

“Tahun ini In’syah Allah kalau DAK yang kami usulkan lolos semua itu bisa. Yang sudah disetujui dan sudah diupload itu yang oke itu 100 miliar lebih. Itu untuk peningkatan jalan (hotmix) di enam kecamatan yang sudah diusulkan dan sudah oke,” ungkap Ramlan kepada awak media, Senin (13/9/2021).

Menurutnya, rencana pembagunan untuk tahun 2022 sudah rampung sehingga pihaknya tinggal menunggu tahapan selanjutnya yakni anggaran.

“Semua perencanaan sudah siap, tinggal tahapan anggaran saja yang disesuaikan. Perencanaan-perencanaan jalan semua sudah, karena harus ada DID perencanaan jalan, dan kita punya sudah lengkap, jadi dong (mereka) so (sudah) oke. Tinggal anggaran dorang taru yang 50 persen. 70 persen tahun muka tapi itu tetap so ada terus,” jelasnya.

Ia melanjutkan, pekerjaan pembangunan jalan di Kabupaten Pulau Morotai tidak bisa dengan menggunakan Dana Alokasi Umum (DAU). Sebab, dana DAU tidak mampu untuk membangun jalan di Morotai.

“Tong (kita) punya DAU tara (tidak) mampu untuk bikin (buat) jalan. Bisa tapi paling yang dianggarkan 10-20 miliar saja. Sirtu, jika sumber anggarannya dari DAU karena proses penganggarannya bertahap. Tapi kalau DAK tarada (tidak) dia langsung hotmix. Jadi kita sekarang buat jalan itu langsung hotmix,” katanya.

Selain bangun jalan, tambah dia, terdapat program pembangunan lain yang ada di Dinas PUPR, hanya saja, di 2022 itu, jalan menjadi program prioritasnya.

“Ada, tapi kan yang diprioritaskan itu jalan,” tandasnya. (Ota/red)