TERNATE–PM.com, Kapolda Maluku Utara (Malut) Irjen Pol. Risyapudin Nursin kembali meminta kepada seluruh personel Polda Malut bahwa tugas atau peran Polri dalam tahapan Pilkada hanya mengamankan dan wajib menjaga netralitas Polri.

Hal tersebut disampaikan Kabid Humas Polda Malut AKBP Adip Rojikan mengingat pelaksanaan pemungutan suara pilkada serentak di Malut tinggal menghitung hari. Di Malut terdapat delapan  dari 10 kabupaten/kota yang menyelenggarakan pemilihan kepala daerah pada tahun ini, minus kabupaten Pulau Morotai dan Halmahera Tengah.

“Bapak Kapolda Malut menegaskan bahwa peran personel Polda Malut dalam pelaksanaan pilkada serentak 2020 hanya mengamankan tahapan Pilkada. Untuk itu, semua personel wajib menjaga netralitas dalam pengamanan. Netralitas Polri harga mati,” tegas Kabidhumas sebagaimana dalam keterangan resmi yang diterima Posko Malut, Minggu (29/11).

Penegasan orang nomor satu di Polda Malut itu juga disampaikan dalam bentuk spanduk yang terpasang di depan sejumlah kantor Polisi di jajaran Polda Malut. Di samping menjaga netralitas Polri, Kapolda Malut juga menghimbau kepada seluruh masyarakat calon pemilih agar mempersiapkan APD Protokol Kesehatan sebelum mendatangi tempat pemungutan suara untuk memakai masker serta mencuci tangan dan menjaga jarak (3M) saat di TPS. “Sehingga Penyaluran suara di TPS dapat berjalan aman, tertib dan terhindar dari penularan Covid-19,” tandasnya. (nox/red)