TOBELO-PM.com, Nasib naas menimpa remaja inisial DT asal Tobelo Utara, Kabupaten Halmahera Utara (Halut). Pasalnya remaja 17 tahun ini, Senin (23/11) pukul 19.30 WIT nekat mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri menggunakan tali.
Korban pertama kali ditemukan sekira pukul 19.30 WIT dengan posisi tali melilit dileher. Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh Yani Kolocucu (30 tahun). Yani sempat curiga dan mengecek langsung dalam rumah korban. Pasalnya, sebelum melakukan aksi nekatnya, korban sempat meminta izin buang air di toilet rumahnya.
“Sekira pukuul 17.00 WIT korban meminjam kamar mandi dipakai buang air, saya sempat tawarkan untuk makan juga tapi korban tidak mau dan korban bilang akan pergi jauh tapi tidak menyebutkan mau pergi dimana,” beber Yani.
Tak lama, setelah kembali dari pasar, dirinya langsung menuju rumah korban untuk memastikan kondisi korban yang ditinggal sendiri oleh orang tuanya. Karena, saat itu rumahnya juga dalam kondisi gelap.
“Sekitar setengah delapan malam (19.30 WIT) saya masuk melalui pintu belakang. Tapi, rumah dalam keadaan gelap, kemudian panggil dia tapi tidak ada jawaban. Makanya, saya membuka pintu kamar ternyata melihat korban sudah tergantung kaku dengan tali,” katanya.
Dia lantas meminta tolong warga yang langsung menrunkan korban yang tengah tergantung. Yon Trajumand (39 tahun), paman korban mengaku, korban sempat mengungkapkan kekecewaannya terhadap orang tuanya, karena sempat ribut sebelum mengakhiri hidup.
“Jadi, dugaan saya penyebab korban gantung diri karena kekecewaannya terhadap orang tuanya,”ujarnya.
Kapolres Halut AKBP Priyo Utomo Teguh Santoso melalui Kasubag Humas Polres Halut Iptu Mansur Basing saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Menurut dia, setelah mendapatkan informasi petugas langsung turun ke TKP.
“Kita kemudian mengambil keterangan dan mengamankan barang bukti, tapi keluarga tidak mau otopsi karena sudah ikhlas,” singkatnya. (mar/red)

Tinggalkan Balasan