MOROTAI-PM.com, Sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Desa Lusuo Kecamatan Morotai Utara (Morut) Kabupaten Morotai Maluku Utara (Malut), dikabarkan memiliki 100 orang siswa. Hanya saja, proses belajar mengajarnya belum menggunakan gedung ruang kelas yang layak. Lantaran saat ini, para siswa itu belajar di rumah papan dan hal tersebut juga di benarkan Camat Morut, Marwan Sidasi,

“Waktu saya lakukan pengawasan, dari keterangan guru PAUD Desa Lusuo bahwa anak didiknya saat ini berjumlah 100 lebih, tapi gedungnya masih menggunakan rumah pengelola, rumah papan,” kata Marwan saat ditemui di kantor Bupati Morotai, Rabu (16/12/2020).

Menurutnya, dari 14 desa di Kecamatan Morut, hanya PAUD Desa Lusuo yang proses belajar mengajarnya masing menggunakan rumah papan.

“Karena dari 14 Desa di Morut tinggal Lusuo belum ada gedung PAUD yang masih menggunakan rumah warga, bila PAUD Lusuo dibangun maka untuk Kecamatan Morut dianggap tuntas,”ujarnya.

Lanjutnya, masalah PAUD di Desa tersebut, sudah disampaikan ke Dinas Pendidikan dan Pemkab Pulau Morotai untuk bisa ditindaklanjuti.

“Jadi harapan saya PAUD Desa Lesuo sudah harus di dorong pembangunannya di tahun 2021. Karena lahannya juga sudah ada jadi tinggal dibangun saja,”jelasnya. (Ota/red)