TIDORE-PM.com, Pemenuhan tenaga Guru baik TK, SD dan SMP di Kota Tidore khususnya di daratan Oba masih mengalami kekurangan, sehingga kedepanya perlu dilakukan penyesuaian. Bukan hanya soal kekurangan melainkan tuntutan regulasi yang harus kita penuhi sebagaimana amanat undang-undang.
“Guru-Guru yang dimutasikan tidak perlu kaget, mutasi dilakukan untuk mengisi kebutuhan yang masih banyak kekurangan terutama tenaga guru,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan kota Tidore Kepulauan Ismail Dukomalamo.
Mutasi ini juga dilakukan untuk memenuhi SPM yang ada di setiap sekolah yang belum terisi. Sebab dari jumlah tenaga Guru TK, SD dan SMP selama masih menumpuk di kota Tidore, sehingga jika ada yang dimutasikan ke Oba jangan dikaitkan dengan persoalan politik semata.
Lanjut Ismail, untuk permasalahan tenaga Guru di TK sendiri kita masih kekurangan tenaga sebanyak 143 guru ASN, yang ada hanya 99 guru ASN yang menumpuk di Tidore dan sesuai regulasi mengharuskan setiap TK harus ada satu ASN. Namun yang terjadi banyak tenaga kontrak, untuk SD di kota Tidore yang berjumlah 101 sekolah kita butuh 177 ASN berdasarkan rasio itu butuh 9 guru ASN untuk Kepala Sekolah dan 6 Guru Kelas setiap sekolah, dan begitu juga SMP.
Olehnya itu, jika dilakukan pemerataan tenaga Guru dari Tidore kirim ke Oba masih kurang, sangat penting juga untuk di ketahui bahwa standar tenaga pendidik dan tenaga kependidikan di Kota Tidore seluruhnya belum terpenuhi.(mdm/red)


Tinggalkan Balasan