MOROTAI-PM.com, Oknum pejabat di Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) berinisial F diduga kuat menjadi otak dibalik rekayasa laporan pertanggungjawaban dana desa milik puluhan desa yang ada di Morotai. Bahkan, dugaan rekayasa itu sudah dilakukan F sejak tahun 2019 lalu hingga kini.

Bahkan, jika ditelusuri lebih jauh, keuntungan yang didapatkan dari rekayasa laporan dengan cara Mark up anggaran itu cukup fantastis.”Misalnya belanja Viar dianggarkan di desa 38 juta perunit, harga pasar waktu beli di Diler Tobelo hanya 36 juta itu yang dobol gardan 200cc, tapi kalau yang biasa hanya 32 juta tetapi di laporan pertanggungjawaban tetap 38 juta, pemerintah desa dilarang belanja nanti oknum pejabat di PMD sendiri yang belanja, ada dugaan Mark up disitu, laporannya dia yang buat tinggal dikasih di desa dan ini sudah lama terjadi,”ungkap sejumlah kepala desa yang enggan namanya disebutkan kepada media ini.

Selain belanja Viar, belanja Handphone, printer, komputer, laptop, tempat sampah, masker juga begitu.”jadi ini seperti yang jatuh dari langit, karena perintah desa kasih cair lalu anggarannya  dikasih ke Kabid F untuk belanja, misalnya HP desa anggarkan perbuah harga 3 juta, ditoko harga 1,5 juta, tapi pertangungjawaban tetap 3 juta, jadi untungnya 50 persen, kalau dikalikan dengan puluhan desa dengan sejumlah kegiatan desa maka jika dihitung sangat fantastis,”terang mereka.

Kebanyakan koordinasi soal belanja kegiatan diarahkan di kediamannya yang terletak di desa Wawama, akibatnya, banyak kades merasa bingung lantaran anggaran itu bisa diatur atur oleh pejabat PMD. Padahal, itu menjadi kewenangan pemerintah di desa.

Mereka meminta kepada kepolisian dan kejaksaan untuk segera melakukan penyelidikan terkait perilaku korupsi yang dilakukan oleh oknum pejabat di PMD, karena tidak mencerminkan semangat terhadap profesionalisme kerja dan termasuk pemerintahan yang bersih dari korupsi.

Terkait itu, kadis PMD ketika dikonfirmasi soal oknum pejabat itu, hingga berita ini diturunkan belum memberikan tanggapan apa apa.(Ota/red)