poskomalut, Panitia Morotai Fun Run 10k dan Dinas Parawisata (Dispar) Morotai meminta pengusaha perhotelan tidak menaikkan harga sewa hotel saat event berlangsung.
Kebijakan itu dinilai sangat penting mengingat tidak semua tamu yang datang ke Morotai mengikuti lomba orang dengan finansial tinggi.
“Apalagi situasi saat ini juga tentu bapak dan ibu sudah tahu benar bagaimana dengan kondisi keuangan yang belum stabil. Olehnya itu, sebaiknya bapak/ibu tidak menaikkan harga hotel dan penginapan,” pinta ketua panitia Fun Run Ugi, saat rapat bersama seluruh pelaku usaha perhotelan di Mutiara Inn kemarin.
Selain tidak menaikkan harga hotel dan penginapan, pihaknya juga meminta harga makanan dan minuman di hotel tidak dinaikkan.
“Kami meminta kepada bapak dan ibu pemilik hotel dan penginapan agar tidak dapat menaikkan harga makanan di masing-masing hotel dan penginapannya. Karena jangan sampai tamu dari luar yang datang ke Morotai itu menilai bahwa ternyata hotel dan penginapan di Morotai itu memiliki menu makanan sangat mahal. Itu yang harus dijaga, jadi kami minta harga makanan di hotel dan penginapan tidak dapat dinaikan,” pintanya kembali.
Dirinya menjelaskan, pihak hotel juga diminta tetap menjaga kebersihan lingkungan hotel, sehingga para tamu yang menginap bisa merasa nyaman.
Panitia telah menghitung atau mengantongi jumlah dan harga kamar hotel dan penginapan yang sudah dikomunikasikan dengan pemilik usaha.
Misalnya penyedian 455 kamar termasuk tambahan 25 barak yang terdapat di Lanal Morotai dan 12 Geshouse.
Terkait lomba Morotai Fun Run ini juga mendapatkan dukungan dari pelaku usaha pemilik hotel dan penginapan.
“Yang jelas sebagai pelaku usaha kami sangat mendukung kegiatan ini. Dan kami juga tidak akan menaikkan harga hotel dan penginapan serta makanannya. Jadi harganya tetap sama dan tidak dinaikkan. Itu dilakukan agar tamu dari luar tidak bosan-bosan datang ke Morotai untuk berwisata disini,” ungkap Dwi Muraji, mewakili pelaku usaha hotel.

Tinggalkan Balasan