TIDORE-PM.com, Pelayanan air bersih untuk memenuhi kebutuhan kapal besar di pelabuhan Trikora, Kota Tidore Kepulauan (Tikep) masih kesulitan. Pasalnya, PDAM membutuhkan Reservoar (Tempat penampungan) dengan kapisitas besar, guna memenuhi kebutan di kapal besar.

“Untuk kebutuhan pelayanan air bersih di kawasan pelabuhan, saat ini masih bisa diandalkan, hanya saja untuk memenuhi kebutuhan yang besar kita perlu melakukan penambahan satu Reservoar baru dari yang ada,” ungkap Direktur PDAM Kota Tikep, Ansar Gunawan kepada Posko Malut, Senin (13/01/2020).

Reservoar yang ada di pelabuhan Trikora, hanya berkapasitas 100 kubik. Namun,  untuk kepentingan pemunuhan kapal yang besar tentunya ada kesulitan, maka PDAM sedang mempersiapkan rancangan satu reservioar dengan kapasitas 8 liter per detik.

“Grand desainnya sudah kita upayan dengan melakukan kordinasi dengan pihak Balai, bukan hanya di pelabuhan, tetapi beberapa titik lainya. Untuk itu, PDAM mengupayakan mendapatkan dana Insentif Daerah (DID), maka perlu dilakukan peminjaman dalam rangka pembenahan,’’ ungkap Ansar.

Jika penambahan Reservoar dilaksanakan, bukan hanya aktivitas kapal besar yang, tetapi pelayanan air bersih di Kota Tidore berjalan maksimal.

“Aktifitas pelabuhan dan rencana pelaksanaan Sail Tidore 2021, tentu banyak kapal maupun kebutuhan lainya membutuhkan air bersih. Sisi lainya juga dengan terpenuhinya pelayanan air bersih, maka terwujudnya visi misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota dalam pelayanan dasar pelayanan air bersih,” urai Ansar.

   Olehnya itu harapan Ansar , dengan rencana yang begini besar pihaknya juga meminta dukungan OPD terkait untuk membantu PDAM dalam membekam melakukan lobi-lobi karena PDAM tidak memiliki anggaran ,’’ tambah Ansar.(mdm/red)