SOFIFI-PM.com, Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang ada SKPD di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara (Malut), akan dilakukan swab secara bertahap. Langkah ini dilakukan menyusul 12 pegawai Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) belum lama ini dinyatakan terpapar covid-19.

“Pak kadis minta swab itu di Bappeda, sedangkan untuk dinas lain saya juga sudah perintahkan pak kadis untuk membuat permintaan pengadaan reagen, karena masih kekurangan jika dilakukan swab di seluruh pegawai. Mudah-mudahan secepatnya APBD kita oke supaya bisa segera keluarkan anggaran untuk seluruh aparatur bisa diswab,” tutur Sekda Malut, Samsuddin A Kadir, saat dikonfirmasi wartawan kemarin.

Samsuddin, mengaku 12 pegawai Bappeda yang dinyatakan positif covid-19 sudah diminta untuk isolasi mandiri selama 14 hari. Sementara pegawai lain masih tetap beraktivitas seperti biasa. “Aktivitas kantor di Bappeda sendiri tetap dilakukan dengan menetapkan protokol kesehatan dan menggunakan sistem shift. Yang tidak positif tetap masuk kantor tetapi tetap menerapkan protokol kesehatan,”akunya.

Disentil terkait permintaan kadinkes untuk melakukan swab test kata sekprov, sudah ditindaklanjuti dan akan dilakukan dalam waktu dekat. Bahkan setelah Bappeda, pihaknya sudah mulai mengagendakan untuk swab test semua dinas secara bertahap.(iel/red)