TERNATE-pm.com, Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Maluku Utara (Kanwil Kemenkumham Malut menyelenggarakan kegiatan pelepasan masa Purnabhakti Kepala Bidang Pembinaan Bimbingan dan Teknologi Informasi Kanwil Kemenkumham Malut, Jumadi pada saat Apel Pagi, Rabu (24/08/2022).
Dalam sambutanya beliau mengucapkan rasa Syukurnya diberikan tugas dan amanah sebagai Kabid Pembinaan dan TI pada Kanwil Kemenkumham Malut. Menurutnya, Aceh dan Malut memiliki beberapa kesamaan dari aspek suasana kota dan keramahan masyarakatnya. Selain itu masyarakat Malut, khususnya Ternate juga religius.
“Setiap momen dalam hidup, pasti ada hikmah di baliknya. Niat selama hidup untuk khatam 7 kali baca Al Quran baru bisa terlaksana di Maluku Utara,” ujarnya.
Lebih lanjut, beliau juga mengapresiasi upaya Kanwil Kemenkumham Malut melalui Divisi Pemasyarakatan dan Lapas, Rutan, LPKA wilayah Malut dalam pelaksanaan proses pembinaan narapidana dan anak didik pemasyarakatan.
“Kerja sama melalui MoU yang telah dijalin Kakanwil Kemenkumham Malut, M. Adnan dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang dilakukan Kadiv Pemasyarakatan, Lili bersama perguruan tinggi di Malut, Pemerintah Daerah, serta stakeholder merupakan bentuk sinergitas dan kolaborasi jajaran Kanwil Kemenkumham Malut sebagai upaya menjadikan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dan anak didik menjadi manusia bermanfaat, mandiri, dan berdaya guna setelah bebas,” ungkapnya.
Dalam kesempatan ini juga, Kakanwil Kemenkumham Malut, M. Adnan memberikan sambutannya beliau menceritakan bahwa pada saat bertugas sebagai Kadiv Keimigrasian di wilayah Aceh beberapa tahun silam. M. Adnan menuturkan, sosok Jumadi telah ia kenal lama waktu sama-sama bertugas di wilayah yang dikenal Serambi Mekkah itu.
“Pak Jumadi waktu bertugas di Aceh dirinya mampu menjadi peneduh hati para narapidana termasuk yang masuk kelompok garis keras, dan pendekatan persuasif keagamaan Jumadi itu yang harus menjadi contoh bagi yang lain dalam pelaksanaan program pembinaan WBP. Hal itu sebagai upaya menjadikan WBP agen perubahan pasca menjalani ‘pendidikan pemasyarakatan’ pada Lapas/Rutan di wilayah Malut,” ujarnya.


Tinggalkan Balasan