MOROTAI-PM.com, Selain Sepak Bola, Masyarakat Morotai juga sangat gemar dengan olahraga Tinju. Hal ini dibuktikan dengan beberapa kali turnamen di Morotai, banyak sasana dari Morotai yang mendaftar. Bahkan, penggemarnya cukup banyak. Hanya saja, apa jadinya jika olahraga yang satu ini tidak diperhatikan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Morotai.
Hal ini dapat dilihat dari model pemberdayaan terhadap petinju maupun fasilitas olahraga bagi para sasana atau petinju. Bahkan, karena tidak punya anggaran, pelatih tinju sendiri yang membiayai para petinju untuk ikut pertandingan.
“Bupati CUP kemarin, saya ikut sertakan mereka sebagai peserta tinju di pulau morotai. Itu saya anggarakan sendiri di atas 30 juta,”akui Sidik Karie, salah satu pelatih tinju Morotai kepada wartawan, (9/3/2021).
Sidik mengungkapkan, sejumlah alat tinju di Morotai sudah tidak bisa di pakai lagi lantaran sudah rusak semua.
“Alat sansak, boxin bendids, dan skiping semua alat itu sudah rusak dan tidak bisa lagi dipakai. Makanya saya berpikir muda-mudahan ini bisa di perhatikan,”ungkapnya.
Melihat sarana tinju tidak lagi memadai, dirinya, lantas berkoordinasi dengan Bupati Morotai Benny Laos. Hanya saja, hanya saja, koordinasi pun tak menghasilkan apa apa.
“Dan saya datang di Bupati dan Bupatinya respon. Saya sudah berharap karena sudah memberikan dukungan secara langsung dan saya ajukan proposal kase masuk di Keuangan, tapi ini so satu tahun proposalnya tidak direspon,”ujarnya.
Ia berharap agar Pemda Morotai bisa memperhatikan olahraga tinju. Sebab, tinju juga bisa mengangkat harkat daerah termasuk untuk kaderisasi anak muda Morotai menjadi petinju profesional.(Ota/red)

Tinggalkan Balasan