poskomalut, Kabupaten Pulau Morotai kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat regional.
Di bawah kepemimpinan Bupati Rusli Sibua, Pemkab Morotai berhasil meraih penghargaan terbaik I kategori penanggulangan kemiskinan dan penurunan stunting dalam ajang apresiasi Pemda berprestasi 2026 regional Nusa Tenggara dan Maluku.
Penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas keberhasilan Pemda Morotai terhadap komitmen dan kinerjanya dalam upaya penganggulangan Kemiskinan serta percepatan penurunan stunting secara konvergensi dan terpadu.
Di tengah tantangan pembangunan wilayah kepulauan dan keterbatasan akses di sejumlah kawasan, Morotai dinilai mampu menunjukkan capaian nyata dalam menekan angka kemiskinan serta mempercepat penurunan stunting melalui pendekatan pembangunan yang terintegrasi dan berkelanjutan.
Capaian itu sekaligus menempatkan Kabupaten Pulau Morotai sebagai salah satu daerah dengan performa pembangunan sosial terbaik di kawasan Nusa Tenggara dan Maluku.
Penilaian penghargaan dilakukan berdasarkan mencakup konvergensi program, percepatan layanan, dan efektivitas intervensi hingga tingkat desa dengan hasil yang nyata dan mengahdirkan solusi yang kreatif, adaptif dan berdampak bagi masyarakat.
Dalam sambutannya usai menerima penghargaan, Bupati Pulau Morotai, Rusli Sibua menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi kepada seluruh jajaran pemerintah daerah, tenaga kesehatan, aparat desa, serta masyarakat yang selama ini terlibat aktif dalam mendukung program pembangunan daerah.
“Penghargaan ini bukan hanya milik pemerintah daerah, tetapi milik seluruh masyarakat Pulau Morotai. Ini adalah hasil kerja bersama, kolaborasi, dan komitmen semua pihak dalam membangun daerah yang lebih sehat, lebih sejahtera, dan lebih maju,” ujarnya
Menurut Rusli, upaya penanggulangan kemiskinan dan percepatan penurunan stunting tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan sinergi lintas sektor dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Pemda Morotai selama beberapa tahun terakhir terus memperkuat berbagai program prioritas yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Di sektor kesehatan, pemerintah daerah fokus memperkuat layanan kesehatan ibu dan anak, meningkatkan intervensi gizi bagi balita, memperluas edukasi kesehatan keluarga, hingga memastikan pelayanan kesehatan dasar dapat menjangkau wilayah-wilayah terpencil di Pulau Morotai.
Sementara di sektor ekonomi, Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai juga menjalankan berbagai program pemberdayaan masyarakat melalui penguatan ekonomi keluarga, dukungan terhadap pelaku usaha kecil, pengembangan sektor perikanan dan pertanian lokal. Juga peningkatan kapasitas masyarakat desa melalui berbagai program pelatihan dan pendampingan.
Rusli Sibua menegaskan bahwa pembangunan daerah harus mampu menghadirkan dampak langsung yang dirasakan masyarakat, terutama kelompok rentan dan masyarakat berpenghasilan rendah.
“Pembangunan bukan sekadar angka dan laporan. Yang paling penting adalah bagaimana masyarakat benar-benar merasakan perubahan dalam kehidupan sehari-hari, baik dari sisi kesehatan, pendidikan, maupun kesejahteraan ekonomi,” katanya.
Keberhasilan Kabupaten Pulau Morotai meraih penghargaan tersebut juga dinilai sebagai bukti bahwa daerah kepulauan di kawasan timur Indonesia mampu bersaing dan menunjukkan inovasi dalam tata kelola pemerintahan serta pelayanan publik.



Tinggalkan Balasan