poskomalut, Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai menggelar pertemuan advokasi dan koordinasi kelompok kerja operasional Posyandu, Puskesmas, Camat, dan PKK.

Pertemuan itu dalam agenda transformasi layanan primer 2026, berlangsung di Aula Kantor Bupati Pulau Morotai kemarin.

Sekretaris Daerah (Sekda) Pulau Morotai, Muhammad Umar Ali hadiri sekaligus membuka secara resmi agenda tersebut.

Dalam sambutannya, Muhammad Umar Ali menyampaikan apresiasi kepada para narasumber dari Pemprov Malut atas dukungan dan kontribusi dalam penguatan layanan kesehatan dasar di Kabupaten Pulau Morotai.

Sekda menegaskan bahwa pelaksanaan transformasi layanan primer sejalan dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 3 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Pos Pelayanan Terpadu.

Lebih menekankan penguatan kelembagaan, fungsi, dan peran lintas sektor dalam pengelolaan Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat.

“Pertemuan ini, kami berharap terbangun kesamaan pemahaman, sinergi, dan komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan dalam percepatan penurunan stunting, peningkatan kesehatan ibu dan anak, serta pemantauan kesehatan masyarakat secara berkelanjutan,” katanya.

Pemkab Morotai lanjut Sekda, berkomitmen mendukung transformasi layanan primer melalui kebijakan, pembinaan, dan penguatan kapasitas sumber daya manusia.

Namun demikian, keberhasilan program ini sangat ditentukan kerja kolaboratif dan peran aktif seluruh pihak di lapangan.

“Keberhasilan transformasi layanan primer sangat ditentukan oleh kerja kolaboratif, konsistensi pelaksanaan, dan peran aktif seluruh pihak di lapangan,” pungkas Sekda.

Pada kesempatan yang sama, Morotai  menerima penghargaan dari Pemprov Malut sebagai juara II pemeriksaan kesehatan gratis tingkat kabupaten se-Maluku Utara, yang diserahkan secara simbolis dalam rangkaian kegiatan tersebut.