TERNATE-PM.com, Bantuan Pemerintah Pusat dalam rangka pemulihan ekonomi di masa pandemi Covid-19 melalui Dana Insentif Daerah (DID) yang diperuntuhkan bagi Industri Kecil Menengah (IKM) dan pedagang di Kota Ternate akhirnya disalurkan. Setidaknya ada 700 lebih IKM dan pedagang akan menerima bantuan ini.

Hal ini disampaikan Kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Diperindag) Kota Ternate, Hasyim Yusuf. Dirinya menyebutkan, penyaluaran bantuan ke IKM dan pedagang ini sudah disalurkan sejak tanggal 12 Desember 2020 lalu, hingga hari ini (kemarin, red) sudah sekitar 70 persen dana bantuan ini sudah dicairkan. “Rencananya disalurkan tanggal 15 Desember tapi di tanggal 12 Desember kemarin sudah disalurkan,” sebut Kadis.

Kadis bilang, sekitar 100 lebih IKM dan pedagang yang sudah menerima bantuan yang bersumber dari DID ini.  “Sudah ada sekitar 100 lebih penerima sejak disalurkan pada 12 Desember kemarin,” ungkapnya.

Untuk realisasi pencairan anggarannya, kata dia, sudah pada angka 70 persen. Hal ini, untuk mengejar laporan realisasi anggaran di akhir bulan Desember ini.

“Dalam beberapa hari kedepan, kita sudah ajukan permintaan ke BPKAD. Sehingga, ditargetkan pada pekan depan sudah bisa capai target 100 persen pencairan,” katanya.

Sementara, untuk penyaluran bantuan sendiri ditargetkan akan dirampungkan pada Januari tahun 2021. Itu karena, saat ini sedang menunggu pihak ketiga melakukan pengadaan barang yang akan disalurkan ke IKM dan pedagang.

“Saat ini, kita sedang menunggu pengadaan barangnya. Kalau sudah ada langsung disalurkan, sembari menunggu persetujuan untuk permintaan anggaran sisa yang sudah diajukan ke BPKAD. Paling lambat, di bulan Januari ini sudah selesai penyalurannya,” tandasnya.

Kepala Bidang (Kabid) IKM Disperindag Kota Ternate Sunarto Andili, menyebutkan untuk bidang IKM, bantuan yang sudah disalurkan itu ada beberapa kategori, yakni ada bahan baku produk olahan pangan yang dibagi menjadi dua. Ada bahan baku olahan ikan dan bahan baku pembuatan kue. “Jadi ada 66 penerima bahan baku olahan ini, masing-masing 33 penerima,” sebutnya.

Kemudian ada juga bantuan untuk pengembangan produk IKM. Dimana, ada 75 IKM yang diberdayakan. Jadi belanja produknya dari ke 75 IKM ini. Dan penyalurannya sudah selesai. Sementara yang berjalan kata dia ada bantuan bahan baku bata pres untuk 32 penerima. Dimana penyaluranya, langsung bersentuhan dengan pelaku usaha.

“Ada beberapa kegiatan yang sifatnya untuk mengembangkan sarana pemasaran. Salah satunya berdayakan produk IKM tadi. Dan ini masih dalam tahapan proses penyelesaian pekerjaan,” paparnya. (agh/red)