MOROTAI-PM.com, Anggota Pokja staf khusus Bupati Benny Laos bidang kerjasama luar negeri, Firman Laduane mendapat jatah satu paket proyek Sumur Bor, Pompa Jaringan Perpipaan 150 meter, yang melekat di Dinas Pertanian (Distan) Pulau Morotai
Firman yang juga Ketua Partai Gelora ini, mendapat proyek tahun 2019 dibuktikan dengan Surat Keputusan (SK) Kepala Dinas Pertanian Pulau Morotai Nomor: 188.46/39/KPTS/DPKP/2019, tentang perubahan lampiran SK 520/61/DPKP-PM/2019 tentang penetapan kelompok masyarakat (Pokmas) pelaksana swakelola dan lokasi prioritas Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik, Bidang Pertanian Kabupaten Pulau Morotai tahun 2019.
Dalam SK tersebut ditetapkan 27 paket proyek Dinas Pertanian, yang salah satunya adalah milik Firman Laduane. Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas Pertanian Pulau Morotai, Jainudin Naba ketika dikonfirmasi, membenarkan bahwa proyek milik Firman tersebut telah selesai dikerjakan November 2019, dan sudah dibuat penyerahan kepada masyarakat Desember 2019.
“Iya dia punya sudah selesai. Sudah serah terima. Proyek milik Firman itu Sumur Bor, Pompa Jaringan Perpipaan 150 meter dan Kamar Mesin Pengeboran. Anggarannya kalau tidak salah 126 juta,” ungkap Jainudin ketika dikonfirmasi di kantornya, Kamis (16/01/2020).
Menurut Jainudin, 27 paket swakelola itu bernilai miliaran rupiah dan diswakelolakan kepada kelompok kerja. “Rata-rata proyek konservasi air pertanian itu semuanya swakelola. Jadi konservasi ada beberapa item, seperti sumur bor, jaringan perpipaan dan embung. Kalau embung itu Almukaram Goroahe yang dapat, dan proyeknya juga sudah selesai dikerjakan. Bahkan sudah dilakukan penyerahan ke petani, anggarannya sekitar Rp 132 juta,” jelas Jainudin. (ota/red)


Tinggalkan Balasan