poskomalut, Polda Maluku Utara membuka hotline pengaduan masyarakat terkait pelanggaran harga hingga peredaran pangan.
Hotline ini dibuka melalui Satuan Tugas (Satgas) Sapu Bersih (Saber) Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Imlek, Ramadan dan Idulfitri 2026.
Langkah ini sebagai bagian dari penguatan pengawasan harga dan mutu pangan yang dilakukan secara nasional.
Setiap laporan masyarakat akan ditindaklanjuti Satgas Saber yang bekerja serentak di seluruh wilayah Indonesia.
Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Maluku Utara, Kombes Pol. Edi Wahyu Susilo menyatakan, peran masyarakat menjadi kunci dalam mencegah praktik permainan harga di lapangan.
“Hotline ini, masyarakat bisa langsung melaporkan dugaan pelanggaran harga, kecurangan distribusi, maupun peredaran pangan yang tidak memenuhi standar keamanan dan mutu,” kata Kombes Pol. Edi, Senin (9/2/2026).
Mantan Dirreskrimum Polda Maluku Utara itu menjelaskan, langkah tersebut diterapkan untuk memastikan pelaksanaan kebijakan Harga Pembelian Pemerintah (HPP), Harga Eceran Tertinggi (HET).
Juga Harga Acuan Pembelian dan Penjualan (HAP) berjalan sesuai ketentuan, dari tingkat produsen hingga konsumen.
“Pengawasan ini, akan kita lakukan secara intens di 10 Kabupaten dan Kota di Maluku Utara mencakup seluruh rantai pasok pangan, mulai dari produsen, distributor, pedagang eceran, hingga ritel modern,” jelasnya.
Ia bahkan mengingatkan pelaku usaha agar tidak melakukan praktik permainan harga. Khususnya di tingkat hilir, karena semua laporan diterima melalui hotline secara nasional akan ditindaklanjuti hingga ke daerah.
“Komoditas yang menjadi objek pengawasan meliputi beras, jagung, kedelai, daging sapi dan kerbau, daging ayam ras, telur ayam ras, bawang merah, bawang putih, cabai, minyak goreng, serta gula konsumsi,” tegasnya.
Kombe Pol. Edi juga menjamin semua laporan diterima melalui hotline 0853-8545-0833 tersebut akan dijamin kerahasiaanya.
“Silakan laporkan saja jika menemukan adanya kecurangan di lapangan,” pungkasnya.


Tinggalkan Balasan