MOROTAI-PM.com, Publik Morotai mempertanyakan pemberian Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Pemerintah Daerah (Pemda) Morotai. Pasalnya, bantuan itu seharusnya diterima tiga bulan langsung, tetapi saat dilakukan pengecekan ternyata bantuan hanya masuk 1 bulan dengan nilai Rp 600 ribu.
“Yang masuk hanya 1 bulan saja, 600 ribu, dan itu di transfer akhir bulan Juli ini, makanya kami pertanyakan masalah ini kenapa tidak tiga bulan sekali saja,” keluh salah satu warga Morotai kepada Posko Malut.
Padahal kata dia, di daerah lain pencairannya diatas 1 bulan. Disisi yang lain juga, jika pemberian BLT itu dilakukan 3 bulan sekaligus maka dipastikan akan dapat membantu masyarakat khususnya umat muslim menghadapi lebaran idul Adha.
“Kalau cair 3 bulan punya, 1,8 juta itu cukup untuk menghadapi lebaran, kami minta pencairan tahap berikutnya harus diatas dua bulan,” pintanya.
Sementara itu, kadis Pemberdayaan masyarakat Desa Alexander Wermasubun beberapa waktu lalu memberikan pernyataan yang tidak sesuai dengan fakta di lapangan. Yang dibayar ini bulan Mei dan Juni, Juli belum.
Kategori yang tidak bisa menerima PLT adalah mereka yang sudah menerima PKH, BST, maupun yang berstatus PNS dan aparat inti di desa. (ota/red)



Tinggalkan Balasan