poskomalut, Selokan di RT09/RW05 Kelurahan Tafure menjadi pemicu langganan banjir pada warga setempat.
Warga meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate memperlebar selokan di kawasan tersebut.
Aswan, warga setempat mengaku, salah satu penyebab banjir pada Senin siang hingga sore kemarin yakni air dengan ketinggian pinggang orang dewasa meluap dari selokan kecil yang berdampak langsung ke rumah warga.
Dia menambahkan, selain itu, pemicu lainnya yakni kiriman sampah dari hulu yang menutup jalur air masih ke selokan.
“Di dalam Mako Brimob, salurannya sangat besar dan itu dibuat oleh mereka. Tapi sayangnya, selokan di pemukiman yang kecil ditambah dengan tumpukan sampah kiriman yang banyak sehingga air meluap dan masuk ke rumah warga,” jelasnya.
Aswan menyebut genangan air baru bisa surut setelah warga bersama anggota Brimob membobol dinding pagar.
“Kemarin airnya sangat tinggi, kami (warga) dan anggota Brimob langsung membobol tembok agar ada jalur air baru biar cepat surut,” katanya.
Ia menyatakan, saat banjir di beberapa rumah warga, Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman sempat melakukan peninjauan untuk melihat langsung kondisi di lapangan.
“Makanya dengan peninjauan pak wali kota, kami berharap agar selokan di pemukiman kami dapat diperlebar, sehingga kondisi seperti ini tidak kembali terjadi saat kondisi hujan dengan intensitas tinggi,” jelasnya.
“Kami juga menyampaikan apresiasi ke personel Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Maluku Utara yang respon cepat dengan turun langsung melakukan pembersihan selokan hingga rumah warga yang tergenang air,” sambungnya.
Sementara, Komandan Batalyon (Danyon) A Pelopor Satuan Brimob Polda Maluku Utara, Kompol. Reinaldo Talo Bulo saat dikonfirmasi menyatakan, selokan dari dalam Mako Brimob tetap terhubung ke pemukiman warga.
Hanya saja, debit air yang tinggi serta sampah rumah tangga terlalu banyak, menyebabkan air dari selokan warga yang kecil tersumbat hingga meluap keluar dan menggenangi pemukiman.
“Kalau selokan tetap tersambung dari luar sampai kedalam, tapi masalahnya banyak sampah sehingga airnya meluap, apalagi selokan yang di pemukiman warga semuanya selokan kecil,” ujarnya.
Danyon menyatakan, pihaknya langsung ke lokasi untuk membantu warga yang dampak dari genangan air kemarin.
“Semua anggota saya turunkan ke lapangan, selain kami bersihkan sampah di selokan, kami juga bersihkan rumah-rumah warga yang sempat terendam saat hujan,” katanya.
Dirinya juga mengakui, akan terus melakukan peninjauan di lokasi tersebut terutama saat musim penghujan saat ini.
“Anggota terus meninjau lokasi di situ, karena hujan masih terus terjadi,” ucapnya.

Tinggalkan Balasan