TOBELO-pm.com, Sejumlah Aset perhubungan berupa pelabuhan dan terminal angkutan umum di Kabupaten Halmahera Utara (Halut) tidak berfungsi.
Itu lantaran pihak Dinas Perhubungan (Dishub) Halut tidak memanfaatkan fasilitas yang sudah dibangun menghabiskan anggaran negara miliaran rupiah.
Salah satu tokoh muda pemerhati perhubungan Ferdinand Luther mengatakan, kebijakan pengelolaan aset perhubungan sangat terbengkalai.
Di mana aset perhubungan berupa pelabuhan fery di Desa Doro Kecamatan Kao Utara sudah tidak berfungsi. Bahkan, terminal angkutan umum Tobelo Galela, Tobelo-Kao Malifut, dan Tobelo Sofifi tidak terurus.
“Kondisi perhubungan di Halut sangat memprihatinkan. Apalagi emerintah daerah dalam hal ini Dishub acuh tahu soal kondisi perhubungan di Halut. Padahal perhubungan merupakan sumber pendapatan daerah dari retribusi,” ungkap Ferdy kepada media ini, Jumat (18/08/2023).
Menurut Ferdyc, lemahnya Dishub Halut mengatur lintas perhubungan berdampak pada todak teraturanya lalulintas perhubungan darat dan laut.
“Dishub harus jelih memanfaatkan aset perhubungan tidak boleh dibiarkan terbengkalai, karena sumber pendapatan terbesar ada di retribusi parkir. Kami minta bupati mengevaluasi Kepala Dishub, karena tidak kompeten mengatur perhubungan,” pintanya.



Tinggalkan Balasan