poskomalut, Komitmen Bupati Morotai, Rusli Sibua dan Wakil Bupati, Rio Cristian Pawane menata kembali kawasan perkotaan semakin nyata.
Ini dilihat dari wajah Taman Kota Daruba yang kembali cantik setelah tak diurus bertahun-tahun pejabat sebelumnya.
Padahal Taman Kota Daruba merupakan salah satu ikon, juga saksi sejarah perjuangan masyarakat memekarkan Morotai sebagai kabupaten.
Ikon Morotai itu dibangun pada masa periode pertama Rusli Sibua pernah ramai didatangi pengunjung baik masyarakat lokal maupun dari berbagai daerah di Indonesia.
“Sudah hampir delapan tahun taman kota yang menjadi ikon Kabupaten Morotai dibiarkan terbengkalai, tidak terawat, tidak terurus. Tapi, di masa kepemimpinan Rusli-Rio taman kembali menyala. Sudah ramai lagi sekarang,” ungkap Ranto, salah satu warga Morotai kepada media ini, Minggu (11/1/2026).
Ia menceritakan, pada waktu pergantian tahun, air mancur maupun lampu taman difungsikan, sehingga masyarakat kembali diingatkan akan era pemerintahan Rusli sebelumnya.
“Malam akhir tahun, paling ramai, jalan di lokasi taman sesak saking banyaknya orang yang mau foto dan duduk di situ,” katanya.
Menurut Ranto, taman kota sebagai ikon sejarah harus dirawan dengan baik, karena lokasi itu menjadi saksi sejarah perjuangan masyarakat Morotai melepaskan diri dari Kabupaten Halmahera Utara.
“Di Pasar Cita, tepatnya di lokasi taman kota itu banyak peristiwa ketika orang Morotai berjuang. Jadi kami minta lebih bagus dan menjadi ikon Morotai hari ini,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan