TIDORE-pm.com, Ada beasiswa Australia atau Australia Award yang sudah berjalan 70 tahun di Indonesia. Di Maluku Utara sudah ada 81 siswa yang belajar di Australia, serta ada juga kursus singkat pariwisata di Negeri Kanguru untuk dapat mendorong sektor pariwisata di daerah.
Hal itu disampaikan Konsulat Jenderal Australia, Ms. Bronwyn Robbins saat kunjungan kerja dan tatap muka dengan jajaran Pemkot Tidore yang dipimpin langsung Asisten Sekda Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, DR. Syofyan Saraha, di ruang rapat wali kota, Rabu (1/2/2023).
“Prioritas saya sebagai Consulat General Australia di Makassar adalah memperdalam hubungan Australia dan Indonesia bagian timur, karena atas nama Pemerintah Australi. Saya bertanggungjawab atas 11 provinsi di Indonesia bagian timur, termasuk Maluku Utara. Jadi ini merupakan satu kehormatan bagi saya mengunjungi Maluku Utara hari ini, jadi setelah ini kami akan berdiskusi tentang beberapa isu-isu, seperti sosial, pembangunan, politik dan lain-lain. Sekali lagi terima kasih banyak,” ujar Bronwyn.
Ada berbagai program bantuan pembangunan Australia untuk Indonesia. Pasalnya, Indonesia adalah tetangga yang paling dekat, dengan program itu berfokus pada pemulihan ekonomi, stabilitas dan keamanan kesehatan.
“Itu prioritas kami yang telah disetujui oleh Pemerintah Australia dan Bappenas atas nama Pemerintah Indonesia. Di sini di Maluku Utara, kami ada program namanya inklusi. Itu merupakan program andalan baru Australia untuk kesetaraan gender, karena kesetaraan gender itu isu-isu yang paling penting bagi Pemerintah Australia, juga orang dengan penyandang disabilitas dan inklusi sosial di Indonesia,” jelasnya.
Kata Bronwyn, itu dilaksanakan bersama beberapa mitra, seperti organisasi masyarakat sipil, Pemerintah Pusat maupun daerah.
“Dan, sudah ada di Ternate, mitra inklusi dengan salah satu organisasi masyarakat sipil, berfokus pada penguatan mata pencaharian perempuan, khususnya perempuan sebagai kepala rumah tangga, marginal atau kelompok rentan,” lanjut Bronwyn menjelaskan.
Selain itu, ada juga program lain yang di dukung Pemerintah Australia seperti Pamsimas, yaitu upaya pemerintah dalam menyediakan layanan air minum dan sanitasi yang layak dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat Indonesia. Juga ada program nasional yang lain seperti TNP2K untuk mendukung Pemerintah Indonesia meningkatkan cakupan dan kualitas sistem perlindungan sosial nasional.
Sementara itu, Syofyan Saraha menyampaikan Pemerintah Kota Tidore Kepulauan memfokuskan beberapa program seperti, pengembangan sumberdaya manusia yang berkarakter dan berdaya saing, program pengembangan dan pelsestarian kebudayaan daerah, program pengembangan sektor unggulan pertanian, perikanan dan pariwisata serta program UMKM, koperasi dan ekonomi kreatif.
“Kota Tidore Kepulauan juga memiliki potensi wisata yang sangat baik, namun kami mengakui belum maksimal dalam pengelolaannya, tahun ini juga kami telah berupaya membuat penetapan proyek strategis pada sektor perhubungan yang tentunya juga akan memberi pengaruh yang signifikan pada sektor-sektor lainnya,” ucap Syofyan.
Mengakhiri sambutannya, Syofyan menyampaikan Pemerintah Kota Tidore Kepulauan dengan tangan terbuka menerima apabila Pemerintah Australia melalui Konsulat Jenderal Asutralia di Makassar ingin meningkatkan kerjasama di Tidore, baik dalam sektor pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum dan penataan ruang, sosial, pertanian, pariwisata, pangan, lingkungan hidup, perumahan pemukiman atau juga dalam sektor perikanan.
“Kerjasama tersebut tentunya harus memberi dampak yang baik untuk kedua pihak dan membawa kesejahteraan bagi masyarakat Kota Tidore Kepulauan, semoga dengan kunjungan pada hari ini, dan kunjungan selanjutnya dapat memperkuat hubungan antara Pemerintah Australia dengan Pemerintah Daerah Kota Tidore Kepualaun,” tutur Syofyan.

Tinggalkan Balasan