TERNATE-PM.com, Kasi penanganan pengurangan sampah, dan limbah bahan beracun dan bahan berbahaya, Dinas Lingkungan Hidup Kota Ternate, Asmal Lahiaro S.IP mengakui ada keterlambatan proses pengangkutan sampah, karena terkendala kendaraan.

Saat ditemui poskomalut.com, Jum’at (8/1/2021) dia membenarkan ada beberapa titik yang memang terlambat dalam proses pengangkutan, salah satunya di kelurahan kalumata.

Lanjut dia, hal ini terjadi karena memang ada beberapa kendala yang sering dialami, seperti kondisi mobil angkut yang sudah tua, rata-rata mobil angkut yang beroda enam itu sudah berusia 10-15 tahun sehingga kadang mobil sering mengalami mogok.

Untuk kendaraan pengangkut sampah yang beroperasi di DLH (Dinas Lingkungan Hidup) yaitu ada 14 truk roda enam, 7 pickup, dan juga beberapa Kaisar di tiap kelurahan.

Dia juga menyayangkan kinerja dari tiap kelurahan yang kurang pro aktif dalam menagani masalah sampah di masing-masing kelurahannya.

“Seharusnya setiap kelurahan memperhatikan hal ini, karena kami dari DLH telah memfasilitasi dengan memberi kaisar, dan juga telah menyediakan tempat pembuangan sementara untuk Kaisar di Rt 03 Kelurahan Bastiong Karance, seharusnya itu dimanfaatkan,” Tuturnya.

Ia berharap semua dapat bekerjasama dan saling mendukung dalam managani masalah sampah. “ini bukan tugas dari DLH saja, tetapi tugas kita semua sebagai warga masyarakat kota Ternate,”tandasnya. (Mg03/red)