TIDORE-PM.com, Upaya Pemerintah Kota Tidore Kepulauan memperhatikan infrastruktur di wilayah Oba terus dilakukan. Untuk Oba Selatan khususnya akses jalan sudah dilakukan, namun kembali rusak dan terus diupayakan untuk dilakukan perbaikan.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tidore Kepulauan, Ade Soleman, kepada sejumlah wartawan kemarin. ’’Jalan trans Maidi terus kami perhatikan setiap tahunya. Sudah dua kali penganggaran tetapi kembali rusak,’’katanya.

Dijelaskan Soleman, pada tahun 2018 pemerintah kota mengalokasikan anggaran senilai Rp 1,9 miliar untuk pekerjaan peningkatan jalan trans Maidi, sampai pelabuhan. Namun, karena faktor cuaca dan lalu lalangnya truck besar melintasi jalan tersebut membuat jalan kemudian berlubang. “Pada titik-titik tertentu saja bukan sepanjag jalan di seluruh Oba Selatan,’’ ujarnya.

Tak hanya itu, pada tahun 2019 juga  pemkot kembali mengalokasikan anggaran untuk pekerjaan peningkatan jalan ruas Maidi senilai Rp 379 juta. Di tahun 2020 pemkot melalui Dinas PUPR kembali menggelontorkan anggaran senilai Rp 600 juta untuk peningkatan jalan trans Maidi. Hanya saja program senilai Rp 600 juta pada tahun 2020 ini belum bisa direalisasi, karena pandemic yang seluruh anggaran difokuskan untuk penanganan covid.

Di sisi lain Kepala Bidang Bina Marga pada Dinas PUPR Kota Tidore Kepulauan, Kardiman, berjanji peningkatan jalan di Trans Maidi sampai pada tingkat hotmix. PUPR melalui bidang bina marga pada tahun 2018 ke 2019 telah mengusulkan untuk pekerjaan hotmix, namun usulan tersebut belum disetujui oleh DPRD Kota Tidore Kepulauan. DPRD  masih mempertimbangkan hal lain, sehingga usulan tersebut belum bisa diakomodir.

Olehnya itu, pada tahun 2021 mendatang Dinas PUPR Kota Tidore Kepulauan sudah memprogramkan kegiatan hotmix untuk pembangunan jalan di 8 kecamatan, termasuk Kecamatan Oba Selatan yang didalamnya terdapat Desa Maidi. ’’Pemerintah daerah sangat berharap dukungan penuh dari anggota DPRD dapil Oba, guna memperjuangkan usulan kami terkait peningkatan jalan sampai pada tingkat hotmix,” tambah Rusdi Ibrahim, Salah satu staf di Kabid Bina Marga Dinas PUPR Kota Tidore, Selasa (28/07) kemarin.(mdm/red)