TOBELO-PM.com, Tiga rumah milik warga di Desa Ngajam, Kecamatan Loloda Utara (Lolut), Kabupaten Halmahera Utara (Halut) tertimbun longsor dari material pembukaan ruas badan jalan di wilayah setempat.
“Longsor yang terjadi pada akhir pekan kemarin karena dipicu pembukaan badan jalan yang merupakan program multiyears dari Pemkab Halut,” kata Marlon, salah seorang warga setempat, Rabu (20/01).
Warga menilai, tiga rumah milik warga yang terkena dampak longsor akibat material pembukaan badan jalan ini terlepas dari faktor bencana alam, juga lebih dipicu pada proyek yang dikerjakan tidak memperhatikan resikonya terhadap pemukiman penduduk setempat.
Terpisah, Kepala Desa Ngijam, Kecamatan Loloda Utara, Max Makalung dikonfirmasi atas kejadian tersebut menjelaskan, bencana longsor yang terjadi, tercatat tiga rumah penduduk yang terkena dampak.
“Rumah yang terkena dampak longsor dan rata dengan tanah yaitu milik Yunus Sero, sementara dua rumah masing-masing milik ibu Matinda Lepur, dan Rumah milik Rudol Tatengkeng hanya di bagian dapur yang tertutup dengan material pembukaan jalan tersebut,” ucap Kades.
Selain rumah warga tertimbun, lanjut Max, ada juga satu unit mesin lampu milik pemerintah desa ikut menjadi sasaran longsor tersebut. “Total kerugian akibat bencana ini ditaksir mencapai Rp 100 jutaan lebih,” terangnya.
Dia bilang, longsor ini terjadi karena beberapa waktu lalu ada pekerjaan pembukaan badan jalan multiyears di wilayah itu. “Desain pekerjaan jalan tidak bagus, akhirnya makanya longsor terjadi,” bebernya, sembari menambahkan, langkah-langkah yang diambil pihak pemerintah desa sendiri saat ini, adalah melakukan penyelamatan dengan cara mengungsikan warga yang rumahnya terkena dampak bencana tersebut. Selain itu pihaknya selaku pemerintah desa sejauh ini melakukan koordinasi dengan pihak BPBD. (mar/red)

Tinggalkan Balasan