TERNATE-PM.com, Universitas Khairun Ternate sudah menjalin kerja sama dengan Kantor Bahasa Maluku Utara sejak 2020 dan telah mengikuti tes Uji Kemahiran Bahasa Indonesia (UKBI).

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Bahasa Dr. Farida Marikar ketika ditemui poskomalut.com selasa (09/03/2021) mengatakan, sudah adakan kerja sama dalam hal tes UKBI di tahun 2020 lalu.

“Selama ini yang saya lihat kerja samanya yaitu dosen-dosen Fakultas Ilmu Budaya (FIB) karena menyangkut kebahasaan dan kesastraan dalam hal penelitian,” ungkapnya.

Kata Farida, sedangkan dari UPT Bahasa, kerja samanya melaksanakan tes (UKBI) dengan menggunakan dana APBN untuk membayar tes.

Beliau menjawab soal peryataan Kepala Kantor Bahasa Maluku Utara (Malut) yang berbunyi, semua Universitas di Malut belum memprogramkan UKBI, sebab belum ada kerja sama dengan kantor bahasa.

“Barusan kami juga ikut tes UKBI adaptif di Sahid Bella hotel dan di situ kami baru di kasih Memorandum of Understanding (MoU), jadi baru pada taraf diberikan MoU untuk di baca, selanjutnya dari pihak Universitas apakah setuju atau tidak,” Terangnya.

Supaya bahasa Indonesia juga tidak diremehkan, dalam artian kenapa bahasa Inggris bisa menjadi prasyarat masuk ke perguruan tinggi sedangkan bahasa Indonesia tidak, maka dari itu dalam kegiatan kemarin baru diwacanakan dan akan diusahakan supaya bahasa Indonesia dijadikan prasyarat memasuki Perguruan Tinggi (PT)

Hal itu baru di sosialisasikan, diharapkan pada saat itu semua Universitas dapat menjadikan itu sebagai prasyarat masuk maupun ke Pascasarjana. (Mg01/red)