TOBELO-PM.com, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Halmahera Utara (Halut) Fahmi Musa, dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Daerah Pemilihan Galela Loloda (Galda) rupanya mengabaikan konstituen di Loloda Utara (Lolut) dan Loloda Kepulauan (Lokep). Hal itu dibuktikan Fahmi tidak pernah turun reses didua kecamatan sebagai Dapil II.

“Fahmi tidak pernah turun reses di Lolut dan Lokep, tentunya itu Fahmi mengabaikan konstituen PKB,” Ujar Anggota Partai PKB Halut Ifan Abdurahman, Senin (30/11).

Menurut Ia, sudah memasuki tiga kali Reses Fahmi tidak pernah turun reses di Lolut dan Lokep. Padahal Lolut dan Lokep juga menyumbang ratusan suara ke PKB pada saat Pemilihan Legislatif 2019 yang menggantarkan PKB mendapat satu kursi DPRD dapil II Galda. Bahkan suara yang disumbangkan Lolut dan Lokep itu, dengan harapan Anggota DPRD terpilih dari Fraksi PKB Dapil II Galda agar memperhatikan konstituen. Mirisnya Anggota DPRD terpilih Fahmi Musa tidak pernah turun reses memperhatikan konstituen partai.

“Kami sudah menyumbang ratusan suara ke PKB dari garapan suara Caleg Debby Mapanawang dan Ifan Abdurahim, namun suara rakyat itu diabaikan oleh Fahmi, padahal berkat suara itu Fahmi bisa duduk jadi DPRD,” Bebernya.

Sementara Anggota DPRD Fraksi PKB Fahmi Musa mengenai tuduhan dirinya mengabaikan konstituen Lolut dan Loker ia lansung membantah dengan mengatakan, tidak benar jika dirinya mengabaikan konstituen PKB di Lolut dan Lokep. Sebab, dirinya sebagai anggota DPRD dari Fraksi PKB sudah turun beberapa kali untuk mendorong beberapa sektor baik di Lokep maupun Lolut.

Untuk kecamatan Lolut dirinya mendorong pembuatan kostor mini, sementara Lokep dirinya bersama anggota DPRD lain turun untuk mendorong anggaran Covid 19 di Puskesmas. “Memang saya belum turun reses, tetapi saya juga sudah berulang kali turun ke Lolut dan Lokep dengan agenda lain. Ini kan masa reses baru dua kali, saya pastikan berikutnya saya akan turun reses di dua kecamatan, Lokep dan Lolut,” Akhirinya.(mar/red)