MOROTAI-PM.com, Walaupun banjir telah mengenangi sejumlah desa di Kecamatan Morotai Jaya (Morja), Dinas Sosial (Dinsos) setempat belum juga memberikan bantuan sosial kepada masyarakat yang terdampak. Ini lantaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Morotai belum mengeluarkan status tanggap darurat.

“Kalau untuk bencana itu kan tergantung penetapan dari BPBD, jadi kalau BPBD bilang bahwa itu bencana baru digeser. Sepanjang BPBD belum karena yang menetapkan bahwa itu bencana atau tidak itu kan BPBD yang akan menetapkan,” ungkap Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Pulau Morotai Hi. Alfatah Sibua, ketika ditemui di ruang kerjanya, Senin (25/1).

Menurutnya, jika daerah telah mengeluarkan status tanggap darurat pihaknya siap menindaklanjuti. “Iya, torang tetap menunggu, bahkan dari kemarin torang juga sudah stand by mobil dumtruck dan apa semua stand baik tinggal menunggu penetapan,” jelasnya.

Ditanya soal waktu penetapan tanggap darurat, dirinya mengaku penetapan status bencana darurat atau bukan bisa ditentukan pada saat kejadian. “Kalau untuk tanggap darurat itu posisi begitu hari itu terjadi dinyatakan sudah ada laporan. Belum, tapi kita tetap koordinasi,” katanya.

Terkait status tanggap darurat di beberapa desa yang ada di Kecamatan Morja, Abjan Sofyan, Kaban Bappeda mengaku masih menunggu perkembangan.

“Jadi masih tong lihat perkembangan, jadi kemarin itu kan kejadian beberapa desa, 4 desa ya, tapi yang kami kunjungi kemarin Bere-bere Kecil sama Titigogoli, tapi Titigogoli tidak tembus karena longsor. Cuma dapat informasi dari masyarakat Titigogoli yang keluar bahwa di situ rata-rata air naik 60 cm, dan rumah kena akibat luapan sungai saja. Jadi begitu sudah hujan sudah reda jadi mereka sudah beraktivitas normal kembali,”pungkasnya. (ota/red)