LABUHAl-PM.com, Komitmen peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Halmahera Selatan tidak hanya dilakukan pemerintah daerah, tetapi juga ditunjukan oleh PT Harita Grup. Perusahaan tambang nikel terbesar di Kabupaten Halmahera Selatan ini berkomitmen membantu peningkatan mutu pendidikan melalui pendampingan pembelajaran kreatif multisektor. Dalam pelaksanaan kegiatan pendampingan pembelajaran kreatif multisektor, PT Harita Grup Bekerja sama dengan Yayasan Kepulauan Sukses Mandri (YKSM) Provinsi Maluku Utara.

Ketua Pembina YKSM Maluku Utara, Samsu Somadayo dalam rilisnya menjelaskan, bahwa untuk membangun penidikan yang berkualitas dibutuhkan kerja sama semua sektor baik keluarga, sekolah dan masyarakat.

Menurutnya, Halmahera Selatan merupakan kabupaten terbesar dalam wilayah Provinsi Maluku utara. Untuk itu butuh komitmen dan kerja bersama dalam mencerdaskan generasi-generasi masa depan.

Alumni Doktor Universitas Sebelas Maret ini menjelaskan bahwa, kegiatan pelatihan dan pendampingan pendidikan kreatif multisektor dalam wilayah lingkar tambang Halmahera Selatan ini menawarkan suatu kinerja peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui pendidikan keluarga, sekolah, dan masyarakat.

“Alasan tawaran solutif melalui pendidikan kreatif multisektoral, karena pendidikan dalam meningkatkan pemahaman ilmu pengetahuan masyarakat harus dilakukan dalam tiga ruang sosial penting manusia, yaitu keluarga, sekolah, dan masyarakat,” ujarnya.

Kata Samsul, melalui tiga ruang ini, pendidikan bisa dimaksimalkan hasilnya dengan baik.

“Di sini artinya, yang harus mendapat pendidikan adalah anak-remaja, guru, orang tua, dan masyarakat, yang jelas menjadi pelaku dalam kegiatan pendidikan. Dengan mereka dapat ditingkatkan kualitas pendidikannya, maka dengan sendirinya pendidikan dapat mengatasi ketertinggalan secara multisektoral, yang pada gilirannya dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ucapnya.

Dosen Universitas Khairun ini menjelaskan, menggunakan konsep pendidikan kreatif untuk bisa diterima (keluarga, sekolah, dan masyarakat) harus dilakukan dengan cara yang kreatif dan inovatif.

Pendidikan harus bisa fleksibel masuk dalam tiga ruang sosial tersebut, untuk bisa mewujudkan ini, maka desain pendidikan harus dibuat secara kreatif agar bisa diterima dan sesuai dengan keadaan masyarakat yang dididik.

“Dengan cara ini, penyelenggaraan pendidikan pada gilirannya dapat diselenggarakan dengan baik, dan mendapatkan hasil yang maksimal. Selain itu, pendidikan kreatif juga merupakan bagian dari profil pelajar pancasila yang juga di gagas oleh mas menteri,” tuturnya.

Kegiatan tahap satu ini dilaksanakan di AULA SMA Negeri 1 Halmahera selatan yang juga dihadiri Ketua Cabang Dinas SMA dan SMK Lingkar Tambang dan Ketua PGRI Halmahera Selatan, Riswan, M.Pd dengan peserta perwakilan guru SMA dan SMK dalam wilayah lingkar tambang yakni Obi dan Pulau Bacan.

Ketua PGRI Halmahera Selatan Riswan mengatakan, bahwa kegiatan peningkatan mutu pendidikan melalui pendampingan pembelajaran kreatif multisektor semacam ini sangat bagus dan perlu dilanjutakan setiap tahun, sehingga semua guru-guru SMA dan SMK di Halmahera Selatan mendapat sentuhan pelatihan dan pendampingan.

“Apresiasi kami sampaikan kepada PT Harita Grup dan Yayasan Kepualauan Sukses Mandiri yang mau bersedia mendampingi guru guru kami di Halsel. Semoga kegiatan ini terus berlanjut,” katanya.

Ketua Cabang Dinas SMA dan SMK Halmahera Selatan Jasmin, menyampaikan arahan kepada peserta saat acara pembukaan di SMA Negeri 1 Bacan.

“Kegiatan ini sangat bagus, untuk itu butuh keseriusan dan ketekunan dalam mengikuti kegiatan pendampingan ini. Kegiatan pendampingan semacam ini jarang dilakukan. Untuk itu, gunakan waktu dan kesempatan sebaik mungkin untuk menbimbah pengalaman dari para narasumber kita hari ini,” ucapnya.