104 Desa di 8 Kabupaten/Kota Malut Siap Nikmati Air Bersih

Alwi Yudin, (Koordinasi Pamsimas Provinsi Maluku Utara)

TERNATE-PM.com, Masyarakat yang berada di
delapan Kabupaten kota pada Provinsi Maluku Utara (Malut) dalam waktu dekat
secara keseluruhan akan merasakan dampak positif dari program air minum oleh Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) Malut. Program yang
sudah berjalan dari tahun 2008 tersebut telah merealisasikan masuknya pasokan
air bersih untuk beberapa Desa pada delapan kabupaten kota di wilayah Malut.

Saat
ditemui poskomalut.com
Selasa, (17/12/2019) di
ruangannya, Alwi Yudin,
selaku Koordinasi Provinsi Pamsimas mengatakan, Pamsimas diperiode ketiga telah memiliki
target penyelesaian desa yang sudah dianggarkan untuk tahun 2019, yang ada sekitar 104 Desa
yang terbagi dalam dua kategori pendanaan. Pendanaan yang pertama bersumber
dari APBN sekitar 82 Desa yang wajib dan menjadi prioritas untuk dituntaskan.
"82 Desa sudah menjadi kontribusi serta target Malut secara khusus, dan target Nasional secara umum. Dengan
kata lain, 82 Desa juga menjadi harga mati yang harus dituntaskan paling cepat
Desember 2019 ini", ungkapnya.

Alwi
menambahkan, untuk kategori pendanaan kedua bersumber dari APBD yang terdiri
dari 22 Desa,
dan sementara target rampungnya baru sekitar 50 persen, target tersebut juga tergantung sharing
daerah, karena menggunakan APBD
untuk proses pengerjaan Pamsimas. "Ada beberapa Kabupaten kota yang sangat
careconsern, sehingga bisa
terselesaikan di bulan Desember, dari 22 Desa yang bisa terselesaikan itu
kurang lebih 50 persen,"tambahnya.

Alwi
menjelaskan, terkait target mereka agar masyarakat bisa mengakses air minum
yang aman,
dan layak dari sarana Pamsimas Malut dari delapan Kota kabupaten sebanyak
82.930 jiwa yang terdiri dari 20.941 Kepala Keluarga (KK) berdasarkan data SIM, yang sudah terverifikasi
oleh tim dari Desa sampai kabupaten yang diregulasi sebelum diinput ke database, sehingga data tersebut
menjadi patokan semua pihak termasuk pusat.

82
Desa yang ada sementara target rampungnya sekitar 80% dengan awal pengerjaan
yang bervariasi dari delapan Kabupaten diantaranya, awal bulan Juli, Agustus
dan Desember 2019, target ini juga berkat semangat masyarakat yang cukup
antusias untuk merealisasikan apa yang sudah direncanakan oleh Pamsimas. "Memang
sudah ada beberapa desa telah capai 100% menikmati air bersih tersebut,
sehingga target 80% yang ada itu merupakan data keseluruhan dari 82 Desa yang
bersumber dari dana APBN, sehingga target kami masyarakat sudah bisa menikmati
air bersih secara keseluruhan paling cepat di akhir tahun 2019, dan paling lambat pada
awal tahun 2020 mendatang," tuturnya.

Untuk
delapan kabupaten kota yang termasuk dalam program Pamsimas Malut dengan
menggunakan dana yang bersumber dari APBN,
dan APBD diantaranya, Taliabu 11
Desa, Kepulauan Sula 8 Desa, Halse14 Desa, Haltim 15 Desa, Halut 10 Desa,
Halbar 10 Desa, Halteng 15
Desa dan Morotai 20 Desa, dengan total keseluruhan 104 Desa. “Saya juga butuh
bantuan dari berbagai pihak agar bagaimana bisa membantu 22 Desa yang
menggunakan dana dari APBD, karena mengingat dana yang digunakan berbanding 80%
dari APBN dan 20% dari APBD,” harapnya. (Cr01/red)

Komentar

Loading...