2 Karyawan IWIP Reaktif Covid 19, Kontak Dengan 1 TKA Cina

Petugas medis saat merujuk pasien IWIP dari pelabuhan Guraping ke Ternate

WEDA-PM.com, Juru bicara (Jubir) gugus tugas percepatan penanganan virus corona atau covid 19, Pemkab Halmahera Tengah (Halteng), Rijja Rajana menyatakan berdasarkan hasil tracing, dua karyawan PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) yang dinyatakan reaktif covid 19 punya kaitan dengan satu tenaga kerja asing (TKA) asal Cina yang juga reaktif berdasarkan hasil pemeriksaan beberapa waktu lalu.

"Keduanya diketahui reaktif melalui proses tracing. Jadi dari hasil penelurusan kami dapat dua orang itu yang reaktif. Itu adalah proses tracing sehingga ada kaitanya dengan TKA yang reaktif,"ungkap Jubir gugus tugas percepatan penanganan covid 19 Pemkab Halteng ini, kemarin.

Meski begitu, Jubir yang juga Kadinkes Pemkab Halteng ini mengaku, tidak mengatahui apakah kedua kedua karyawan IWIP yang reaktif ada hubungan kerja dengan satu TKA asal Negeri tirai bambu itu atau tidak. Tetapi kata dia, kontak itu adalah bagian dari penelusuran.

Ia mengatakan, pihaknya tetap melakukan koordinasi dengan IWIP, dalam rangka untuk penelurusan-penelurusan. Hanya saja, di dalam perusahan itu merupakan rana perusahan untuk melakukan penelurusan kontak, namun kami tetap memantau. "Disamping itu kami akan melakukan koordinasi karena karyawan sebagian besar berada di luar site,"ujarnya. 

Sampai dengan saat ini, orang-orang yang perna kontak dengan kedua karyawan reaktif sudah dilakukan rapid test, dan hasilnya negatif. "Kami juga sudah melakukan rapid test ke semua keluarga, dan hasil negatif. Kalau di perusahan juga sudah. Ada yang sudah karantina, dan proses itu akan tetap berlanjut kepada mereka yang perna kontak,"jelasnya.

Menurutnya, masih ada waktu 7-10 hari untuk dilakukan pemeriksaan kedua terhadap orang-orang yang kontak dengan kedua karyawan tersebut. Diketahui, kedua karyawan IWIP yang reaktif covid 19 tidak punya riwayat perjalan ke daerah terpapar covid 19.

Humas PT IWIP Agnes Ide Megawati, dikonfirmasi membenarkan, dua karyawan IWIP yang reaktif. " Iya benar, saat ini ada 3 orang yang reaktif hasil rapid test nya. 1 WNA dari kontraktor PT CCEPC, dan 2 WNI IWIP,"kata Agnes.

Menurutnya, kedua karyawan IWIP yang reaktif tidak ada kontak dengan WNA yang dinyatakan reaktive. "Mungkin saja ada kontak ketika diluar kantor/ lingkungan kerja,"katanya. Ketiganya kata dia, diisolasi di ternate, sambil menunggu hasil PCR test. "Sampai saat ini ada 232 orang yang rapid Test, dan dua reaktif," jelasnya. (msj/red)

Komentar

Loading...