poskomalut.com
baner header

Ternate Belum Masuk Kategori Kota Layak Anak

TERNATE-PM.com, Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak, Arist Sirait menyebutkan, Kota Ternate belum layak masuk kategori sebagai kota layak anak. Pasalnya, untuk menjadikan satu kota sebagai kota layak anak,  ada 31 indikator yang harus dipenuhi. “Untuk Kota Ternate belum memenuhi syarat-syarat itu,” kata Arist Sirait, Senin (14/10/2019) di eks kantor wali kota.

Menurut Arist, mentalitas warga masyarakat juga sangat berpengaruh. Jika predikat kota layak anak dikejar hanya sekedar prestasi tanpa implementasi itu sama halnya Kota atau provinsi tersebut tidak layak dikatakan kota Layak anak.

“Sebab kota layak anak harus memenuhi 31 indikator yang diantaranya sudah tidak ada lagi anak yang dipekerjakan, anak yang tidak ada pengakuan negara seperti akte kelahiran, anak yang terlantar, dan anak yang yang kena kekerasan seksual,” jelasnya.

Arist mengaku untuk kota layak anak di Indonesia hingga saat ini tidak ada. Pasalnya, belum ada yang bisa memenuhi 31 indikator hak anak, tetapi untuk menuju sudah ada sekian persen. Aris berharap lintas SKPD diwilayah masing-masing harus saling mendukung sehingga keseluruhannya sinkron. “Pasalnya persoalan saat ini lintas SKPD mengurus diri masing-masing, apalagi kota kan tidak dapat anggaran berbeda dengan desa kan ada kementerian desa,” tutupnya. (yun/red)

Artikel ini sudah diterbitkan di SKH Posko Malut, edisi Selasa, 15 Oktober 2019, dengan judul ‘Ternate tak Masuk Kategori Kota Layak Anak’

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: