poskomalut.com
baner header

Kasus Pencemaran Nama Baik Bupati Berbuntut Panjang

MOROTAI-PM.com, Kasus dugaan pencemaran nama baik yang dilaporkan Bupati Kabupaten Pulau Morotai, Benny Laos ke Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri pada akhir tahun 2018 lalu, ternyata berbuntut panjang.

Pasalnya, kasus yang diproses oleh Bupati dengan dua orang terlapor yakni wakil ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pulau Morotai dan salah satu ketua fraksi di DPRD Morotai itu terus diproses oleh penyidik Bareskrim.

Hal ini bisa dilihat dari beberapa kali pemeriksaan terhadap para saksi, misalnya Camat Morotai Selatan (Morsel) Darmin Djaguna dan Kadispora Morotai Yanto A Gani. Keduanya pernah diperiksa sebagai saksi baik di kantor Bareskrim Mabes Polri maupun di kantor Polres Morotai. Bahkan, berdasarkan informasi terakhir, para saksi itu akan diperiksa kembali di Mabes Polri.

“Pemeriksaan berikutnya itu mungkin di Mabes Polri. Yang lalu itu penyidik Bareskrim pinjam ruangan Polres saja,” kata  Kapolres Morotai AKBP Mikail Sitanggang, ketika ditanya media ini beberapa waktu lalu.

Dengan adanya pemeriksaan itu dipastikan Bareskrim akan memanggil dan memeriksa tiga pejabat Morotai kembali ke Mabes Polri, sebagai saksi yakni Kadispora Yanto A Gani, Camat Morsel Darmin Djaguna dan mantan Kabag Humas Morotai A Rafik M Rahman. (ota/red)

Artikel ini sudah diterbitkan di SKH Posko Malut, edisi Kamis, 24 Oktober 2019, dengan judul ‘Kasus Pencemaran Nama Baik Bupati Berbuntut Panjang’

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: