poskomalut.com
baner header

Polres Sula Janji Tindak Masyarakat Yang Menolak Karantina

SANANA-PM.com, Aparat Kepolisian Resort (Polres) Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) Provinsi Maluku Utara (Malut) berjanji bakal melakukan penindakan terhadap masyarakat yang ada di wilayah hukum Kota Sanana, jika sengaja menghalangi petugas dalam melakukan tugas karantina kesehatan dalam melakukan penanganan covid-19 bakal ditindak secara tegas.

Kapolres Kabupaten Kepulauan Sula, AKBP Muhammad Irvan mengatakan, untuk masyarakat yang senggaja menghalangi atau menolak petugas di lapangan yang sedang melakukan tugas karantina kesehatan dalam menanganani pandemik corona virus covid-19 maka akan tetap ada sanksi pidanya yang akan diterapkan.

Karena kata Kapolres, berdasarkan undang-undang RI Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantina Kesehatan yang tertuang dalam pasal 9 ayat 1, 2, dan pasal 93 itu sangat jelas uraianya maka dari itu kepada masyarakat yang senggaja menghalanggi petugas maka tetap ada sanksinya.

Dalam undang-undang tersebut sanksi ancaman hukumanya itu adalah penjara paling lama 1 tahun, dan denda paling sedikit Rp. 100 juta, maka dari itu masyarakat jangan seolah-seolah menghalangi petugas di lapangan yang melakukan tugas.

“Kami tetap memberikan sanksi kepada masyarakat yang senggaja menghalanggi karantina kesehatan dan itu akan diproses sesuai undang-undang,” ujar Kapolres kepada wartawan, di halaman kantor Polres Sula, Senin (8/6/2020).

Bahkan Kapolres akui, untuk sekarang pihaknya masih mengedepankan tindakan-tindakan persuasif kepada masyarakat terkait karantina kesehatan.

Karena masyarakat ini juga merupakan saudara bersama, untuk itu pihaknya lebih dulu melakukan diskusi terlebih dahulu tetapi tidak bisa juga maka akan dilakukan tindakan hukum.

“Kami akan lakukan tindakan hukum paling awal jika itu memang sudah tidak bisah lagi,” pungkasnya. (sam/red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: