poskomalut.com
baner header

Gedung Pasar Gotalamo II Morotai Dianggap Tak Layak, Pedagang Ikan Jualan di Luar

MOROTAI-PM.com, Para pedagang ikan yang berjualan di pasar rakyat Gotalamo II terpaksa berjualan di luar gedung. Hal ini dilakukan karena gedung pasar ikan Gotalamo II tidak layak dipakai, misalnya tidak ada pembuangan limbah ikan yang layak, jika dipaksakan maka akan berpengaruh terhadap kesehatan pedagang maupun pengunjung.

“Kita belum bisa masuk di ruangan tempat ikan yang baru, karena di dalam itu got saluran kotoran ikan itu masih tersumbat, dan belum di perbaiki, jadi kami sementara bertenda di luar. Rencana kami bisa masuk nanti selesai dibangun saluran di dalam,” jelas salah satu penjual ikan yang enggan namanya disebutkan.

Jika pihak terkait memaksakan harus masuk di dalam, maka para pedagang tetap bersikeras untuk tidak mendagangkan ikannya. Bahkan saat ini, pihaknya patungan memberikan uang sebesar Rp 5 ribu untuk membuang kotoran ikan.

“Sementara ini pembuangan kotoran ikan  kita patungan permeja Rp 500 ribu dari seluruh tempat ikan yang ada, dan itu bukan dari Pemerintah tapi ada yang di sewah untuk buang kotoran ikan,” katanya. 

Sementara itu, Kepala Pengelola Pasar Gotalamo II Syakir Sandri, membenarkan bahwa pedagang ikan parkir dan berjualan ikan diluar. Karena memang,  gedung yang digunakan pedagang ikan masih diperbaiki.

“Itu sebenarnya masuk di dalam cuman dia punya got itu air tara melele bagus, jadi sementara baru direhap, makanya mereka parkir diluar,” ujarnya.

Ketika ditanya soal pungutan sewa pembuangan kotoran ikan 5 ribu permeja. Dirinya mengaku tidak tahu.

“Kalau penagian dari anak buah saya tidak mungkin. Mungkin diluar, dari kita gratis selama tiga bulan, baik air dan listrik semua gratis. Sampai tiga bulan kedepan kita lihat lagi kalau belum stabil kita tambah grtisnya, tapi kalau corona sudah normal kita biking penetapan resmi jangan sampai jadi pungli,” akuinya. (ota/red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: