poskomalut.com
baner header

Sampel Kasus Korupsi Puskesmas Sulamadaha dan Kantor Kemenag Ternate Sudah di Meja BPKP

TERNATE-PM.com, Kejaksaan Negeri (Kejari) Ternate, Maluku Utara (Malut) memastikan hasil sampel dua proyek pembangunan diduga bermasalah akan didapatkan dari Politeknik Manado. Proyek pembangunan Puskesmas Sulamadaha Tahun 2016 senilai Rp 2,1 milyar dan Kantor Kementerian Agama (Kemaneg) Kota Ternate Tahun 2014 senilai Rp 309.920.551, Saat ini hasil sampelnya sudah berada di meja Badan Pemeriksaan Keuangan Pembangunan (BPKP).

Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Ternate Adri E. Pontoh, sebelumnya menegaskan setelah Idul Fitri, hasil sampel dua proyek sudah didapatkan. Pengujian sampel melalui Politeknik Manado itu guna mengungkap fakta kerugian negera terkait dugaan tindak pidana korupsi yang digelar BPKP.

“Sampelnya sudah ada, dan sudah diserahkan ke BPKP,” kata Adri saat dikonfirmasi, Kamis (11/6/2020).

Menurut Adri, hasil sampel itu nanti bisa ditemukan apakah volume bangunan terindikasi bermasalah atau tidak. Namun pihaknya belum bisa menyampaikan hal tersebut, nanti disampaikan secara langsung oleh BPKP.

“Hasilnya seperti apa, kapan waktunya belum tahu. Lebih jelas tanyakan langsung ke BPKP,” singkatnya. (Sam)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: