poskomalut.com
baner header

DPRD Ternate Geram Pemkot Otak-Atik Anggaran Pendidikan

TERNATE- PM.com, Ketua DPRD Kota Ternate Muhajirin Bailusy menyesalkan kebijakan pemerintah yang mengotak atik anggaran untuk pendidikan.

“Seharusnya ditengah Covid-19 Pemerintah jangan dulu otak atik proses pendidikan baik itu daring maupun luring,” ujarnya.

Dinas Pendidikan Kota Ternate bahkan Pemkot tidak pernah mengevaluasi pendidikan dimasa pendemi, baik itu sistem luring maupun daring. Sehingga terkesan tidak ada suport dari pemerintah daerah terutama walikota ternate, karena pendidikan di kota Ternate sangat lamban dan sudah tidak produktif dimasa pandemi Covid-19.

Lanjut dia, adapun alokasi anggaran Rp. 60 miliar itu direlokasi Rp. 5,6 miliar ke dinas pendidikan tapi sangat disayangkan anggaran ini tergeser. “Ini yang sangat kita sayangkan terhadap pemerintah kota yang tidak merespon hal-hal yang berdasarkan kebutuhan dari pelayanan pendidikan ke arah lebih baik,” jelas ketua fraksi PKB ini.

Selama melakukan monitoring di sekolah, baik itu SMP dan SD mendapatkan banyak keluhan dari Kepala sekolah bahwa pemerintah tidak memperhatikan situasi pendidikan yang ada di kota Ternate di masa pandemi.

Salah satunya pemerintah tidak konsisten dalam hal pendidikan yakni salah satu paradigmanya adalah dana bosda tidak dicairkan oleh pemerintah dimasa pandemi, dan kurangnya persiapan sumberdaya pendidik di Kota Ternate dalam hal menghadapi situasi pendemi Covid-19.

“Hal itu bisa terwujud Apabila pemerintah pemerintah juga harus menyukseskan dalam rangka memplot angaran untuk kepentingan pendidikan dikota ternate,” ungkapnya. (Ris/red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: