poskomalut.com
baner header

Banyak Guru di Halteng Belum Disiplin

WEDA-PM.com, Bupati Edi Langkara mengatakan, permasalahan pendidikan di Halmahera Tengah (Halteng), saat ini lantaran komitmen guru pada profesinya belum. Terbukti, masih banyak guru yang belum punya perencanaan pembelajaran mengajar dengan baik. Bahkan, ada guru disaat mengajar tidak memiliki perencanaan pembelajaran.

“Banyak guru yang belum disiplin. Ada yang datang terlambat mengajar, dan tidak ada upaya mengejar keterlambatan materi saat berhalangan mengajar,  dengan alasan izin sakit,”kata Bupati Edi Langkara, saat membuka rakor pendidikan baru-baru ini.

Kepala Daerah menyatakan, akibat dari itu daya serap kurikulum tidak tuntas sehingga siswa tidak menguasai materi, maupun kompetensi sebagaimana diharapkan.

“Ada banyak guru mendapat tunjangan sertifikasi, dan tunjangan daerah terpencil (Dacil) tapi sepertinya tidak berpengaruh pada peningkatan kinerja,”beber Politisi Golkar ini.

Mantan Anggota Deprov Malut ini mengungkapkan, sebagian besar kepala sekolah (Kepsek) tidak melakukan supervisi kepada guru sebagai fungsi kontrol dan pengawasan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS)  yang diperuntukan untuk belanja buku pembelajaran. Akibatnya, banyak siswa kekuarangan buku pembelajaran dengan rasio satu siswa berbanding satu buku.

“Pembinaan kreatifitas siswa sebagai salah satu indikator. Sudah begitu, mutu pendidikan melalui kegiatan olahraga dan kesenian juga belum berjalan dengan baik,”paparnya.

Kepala Daerah berharap, Kepsek dan Guru membuat skema pembelajaran memasuki era new normal. Proses pembelajaran harus melalui TV Kabel,  youtube,  Google Zoom,  tatap muka terbatas, serta  melalui buku.

“Sekolah harus bekerja sama dengan orang tua untuk lebih intensif lagi membuat pengawasan belajar siswa dari rumah.

Apabila pembelajaran tatap muka terbatas dilakukan, maka sekolah harus membuat SOP protokol kesehatan,”tandasnya.(msj/red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: